Yusuf Mansur

Ada Value

b_Wakil-Bupati-Halmahera-Utara-Rusman-Soleman-menyapa-para-peserta-Festival-Perahu-Kora-Kora_ruruu

“Selamat pagi…” Ucapan ini diucapkan, sambil senyum, sopan, santun, muka ramah… Bagus ga? Bagus.

Tapi belom ada value doa di sana. Terasa hanya berdua, antara kita dengan dia yang kita sapa. Tapi bedakan dengan: assalaamu’alaikum… Penuh doa di sana. Luar biasa. Ga berdua lagi. Tapi bertiga dengan Allah.

Allah jadi ada di antara yang berdua. Artinya salam itu: Kesejahteraan buat kamu/kalian, keselamatan buat kamu/kalian. Bukan sekedar ucapan.

Jadi doa, dan saling doa mendoakan. Yang disapa, menjawab: “Pagi…”. Ga ada value akhirat. Bandingkan dengan jawab salam: Wa’alaikumussalaam…”. Lebih keren kalo yang memberi salam, salamnya dilengkapin, dipanjangin.

Begitu juga dengan yang menjawab salam. Ucapkan dengan tulus. Ga basa-basi, penuh makna, dan harapan bahwa yang disapa dan didoakan, benar-benar sesuai apa yang kita harapkan dalam kandungan makna.

Jawabnya juga begitu. “Assalaamu’alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh.” “Wa’alaikumussalaam warohmatulloohi wabarokaatuh.” Jangan lupa, sertakan senyum dan keramahan wajah.

Exit mobile version