Allah Akan Ganti Dengan Berlipat Kali Banyaknya

Siapa orang yang menjamin ke Allah, maka Allah akan ganti dengan berlipat kali banyaknya. Lanjutan kisah satpam kemarenan, maaf jadi baru sempet menulis lagi: http://yusufmansur.com/allah-akan-melipatgandakan-pembayaran/

Dia maju juga untuk sedekah 1,7 juta tapi dia bingung mau bagi kemana. Lalu dia bagikan saja kepada yang membutuhkan, kemudian dia lapor sama istrinya, “Alhamdulillah, Ma…”

“Alhamdulillah apa?”

“Alhamdulillah, habis dah. Jadi kita sudah enggak punya gaji! Kas bon juga sudah enggak ada, dah!”

Istrinya bengong, “Bagaimana nasib kita, Bang?”

Terus, dalam keadaan bagaimana-bagaimana (bingung), ada SMS masuk yang menyuruhnya pulang kampung dalam waktu kurang dari lima hari.

Allah Akan Ganti Dengan Berlipat Kali Banyakanya

Rupanya Allah mengganti dia punya sedekah. Yaitu 10,5 kali lipat. Kenapa saya bilang 10,5? Karena sedekahnya yang 1,7 juta Allah menggantinya menjadi 17.500.000.

Apa pasal? Ketika dia pulang ke kampung karena dia memang disuruh pulang, tiba-tiba ada satu sertifikat tanah yang namanya nyangkut ke nama istrinya. Istrinya diminta untuk tanda tangan juga. Enggak tahu ada apa, istri satpam ini dibagi juga. Berapa baginya? 35 juta! Yang separo untuk yang ngurusin, yang separo buat nih satpam 17.500.000. Begitu pulang, si satpam sangat terharu. Dia terharu sama Allah menggantinya 17.500.000

“Bagaimana kalau kemudian kita, Ma…? begitu kata si satpam, “Kita sedekahin nih motor…!” Lho, iya…

Allah Akan Ganti Dengan Berlipat Kali Banyaknya

         “  Sesungguhnya orang-orang yang beriman[594] ialah mereka yang bila disebut nama Allah[595] gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan Hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (QS. Al Anfaal:2)
[594]  Maksudnya: orang yang Sempurna imannya.
[595]  Maksudnya: dengan menyebut nama Allah ialah: menyebut sifat-sifat yang mengagungkan dan memuliakannya.

Apanya yang bertambah? Imannya!

Kata si satpam, “Sedekah 1,7 saja jadinya begini, bagaimana kalau kita sedekahin motor?”

Ini namanya “zaadat-bum ii-maanaa” (tambah dia punya iman). Lalu, dia berangkat nih ke yang lebih berhak untuk pergi haji. Siapa orang itu? Yaitu ibu dari istrinya.

Bagaimana kelanjutannya? Kita lanjutkan besok lagi ya, InsyaAllah, membuka dan membaca aja dulu cerita-cerita sebelumnya.

***

Kalau mau kayak si satpam bisa baca buku ini tapi kisah si satpam gak ada di buku ini ya: Believe (https://bukuyusufmansur.com/catalog/promo)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: