We’re Not Alone

Suka denger gak ceramah saya tentang malaikat Allah…? We are not alone … salah satu yang menemani kita adalah malaikat Allah. Tentunya ada juga jin, syetan, dan iblis. Bukan kita satu-satunya penghuni bumi ini.

Saya kasih contoh ya … secuplik dua cuplik dari ceramah saya, atas Izin Allah … tentang keberadaan malaikat Allah.
Seorang anak remaja, jalan kuliah. Tapi ibunya lupa ngasih ongkos. Dia pun lupa ga minta … maen jalan aja. Kernet di dalam bus pun mulai datang menghampiri. Mengambil ongkos satu demi satu. Hingga sampai ke posisi anak remaja ini duduk.

Ibunya tersadar ketika anaknya udah jalan. Lalu ibunya angkat tangan ke langit, “Ya Allah, kutitipkan anakku pada-Mu …”

Ibunya sempet minta sama Allah, agar Allah mengawal anaknya, hingga sampai di kampus dan bisa balik lagi ke rumah.

Kernet bus, sampe ke baris anak remaja ini. Barulah kemudian ia tersadar ga bawa uang. Sempet panik. Namun ada yang menepuk pundaknya, “De, ga bawa ongkos ya?”.

“Iya, Pak.”

Orang ini lalu mengeluarkan 50.000-an untuk kernet. “Ini untuk bayaran ongkos saya dan anak ini. Berikan kembaliannya untuk anak ini.”

Di dalam kajian iman tentang malaikat, saya sering mengatakan, bahwa hanya karena Allah tidak menyingkap rahasia-Nya. Maka seakan semuanya tampak wajar. Manusiawi banget. Tiba-tiba ada orang baiklah yang bayarin anak remaja ini, dst.

Tidak ada yang tahu, kecuali dengan ilmu dan kekuatan iman, bahwa yang bayarin itu bukanlah manusia, melainkan malaikat Allah. O-o-o… rupanya sejurus dengan doa ibunya ke Allah. Allah mengutus malaikat-malaikat-Nya untuk menemani, menjaga, mengawal anak ini.

Dan kalo saya bilang hanya satu salah juga. Belum tentu hanya satu. Bisa jadi si kernet itu malaikat juga … kanan kirinya juga. Ya, bisa jadi 1 bus dan bus-busnya juga bukan bus manusia. Semua perwujudan malaikat Allah di bumi untuk urusan anak ini …

Semua dihidangkan Allah, agar terlihat wajar bagi manusia, sesuai dengan alam manusia. Kalau disingkap, bisa pingsan!

Nanti sesampenya di terminal, akan ada estafet malaikat lanjutan. Wallahu a’lam bisshawab. Hanya Allah yang tahu.

InsyaaAllah semua urusan kita bisa di beresin sama Allah. Jodoh, hutang, rumah tangga, anak, cucu, kuliah, kerjaan, semua bisa diberesin sama Allah … Maka saya suka tersenyum, saat romantisme Tauhiid begitu terasa. We are not alone. Ada Allah, ada malaikat-malaikatnya. Laa tahzan, innallaha ma’anaa… jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.

Pertanyaannya, apakah kita bersama Allah?

You may also like...

7 Responses

  1. Ryan says:

    subhanallah.
    ane suka minta sama allah supaya dijaga orang tua, kk ato ade supaya selamat sampai tujuan trus bisa pulang selamat juga.
    makasih ya stadz, emang dah ente selalu ngingetin buat inget terus sama allah

  2. SULJAH TERAWATI says:

    YAA ALLAH, AKU TITIPKAN ANAK2KU DALAM PENJAGAAN DAN PEMELIHARAANMU…

  3. Nurul Isah says:

    Subhanallah ustadz setiap mendengar dan membaca nasehat ustadz .. ademm banget hati ini dan nyesek karena merasa begitu banyak dosa pada diri ini, kurang bersyukur , padahal bgitu banyak nikmat Alloh yang telah DIA berikan… , .. Semoga ustadz dan keluarga selalu diberikan kesehatan, panjang umur, sehingga bisa selalu mengingatkan kami…. ” Ya Alloh hamba titipkan keluarga hamba KepadaMu “….

  4. syafrika says:

    ya Allah aku berserah diri padamu dari lahir sampai bathinku karena engkau tahu yang terbaik buatku….dan anak keturunan ku…

  5. PayTren says:

    Subhanallah….
    Semoga kita senantiasa dekat dengan Allah. aamiin

  6. bramadi rahmawan says:

    Ya Allah, ku pasrahkan kepadaMu semua urusanku…..yang kubutuhkan hanya RidloMu….
    Sebesar apa urusanku,semudah apa urusanku…sesulit apa urusanku…. yang ada di Dlohir dan di Qolbi..sangat sangat kecil dibawah KebesaranMu….Engkau lebih tahu….yang kubutuhkan hanya Lubi ini selalu dekat denganMu….agar mendapat Kasih SayangMu…….Semoga Gus Yusuf semakin diDekati ALLAh..semakin diCintai Allah…..dan menjadi pelita bagi hamba Allah yang menuju jalan untuk bertemu ALLAH……

  7. bramadi rahmawan says:

    Semoga yang mencintai Gus Yusuf ( karena ALLAH dan RasulNya ) juga dicntai ALLAH…..
    5 tahun kenal Gus Yusuf…..tapi ( dlohir ) belum pernah bertemu…..tapi haqul Yakin….Qalbi ini bisa jalan…. bertemu Qalbi Gus Yusuf……dengan perantara ilmu Gus Yusuf yang ku terima……karna ilmu Gus Yusuf yang bermanfaat adalah jalan yang sama yang kutempuh menuju ALLAH…….Ya ALLAH ( dengan Ridlomu )….semoga Gus Yusuf yang mencari diriku…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

facebook like