Amil pun Harus Banyak Bersedekah

Amil Zakat

Amil Zakat

Oleh: Anwar Sani (@AnwarSani_MOZA)

 65_3

“… Siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menyediakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupinya. Sungguh, Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu’’ (Q.S. At Thalaaq: 3).

9_60

Amilin (pengelola zakat, infaq, dan sedekah), adalah profesi terhormat yang disebut dalam Al Qur’an. Allah SWT berfirman: “Sungguh, zakat hanyalah untuk orang fakir, miskin, pengelola zakat (amilin), muallaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang yang terlilit utang (gharimin), untuk jalan Allah (sabilillah), dan orang yang sedang dalam perjalanan (musafir), sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana

(Q.S. At Taubah: 60).

Banggalah wahai para amilin karena Anda seprofesi dengan Umar bin Khattab r.a. yang menjadi amilin di jaman Rasulullah SAW. Dan ketika Umar menjadi Khalifah, beliau memiliki amilin bernama Ibnus Sa’dy Al Maliki.

Tapi, bersamaan dengan itu, amilin merupakan salah satu dari 8 asnaf (golongan) yang berhak atas dana zakat. Walaupun amilin enggan menerimanya, perasaan itu tak mengurangi statusnya sebagai salah satu sasaran distribusi zakat.

Ibnus Sa’dy Al Maliki, contohnya. Beliau ikhlas lillahi ta’ala mengelola sedekah tanpa mengharap apalagi meminta honor. Tapi, ia ‘’dipaksa’’ Khalifah Umar untuk menerimanya.

Busr bin Sa’ied menuturkan bahwa Ibnus Sa’dy Al Maliki pernah berkata, ‘’Umar pernah mengangkat aku untuk mengurus zakat (amilin). Setelah selesai kuurus dan kuserahkan padanya, dia mengirimi aku upah. Maka kukatakan, ‘Sungguh, aku melakukan tugas ini karena Allah’. Kata Umar, “Ambillah yang telah diberikan kepadamu. Sungguh, aku dulu pernah menjadi amil Rasulullah SAW, maka beliau memberi upah tugas itu…’’

Maka, jika amilin hanya piawai mengumpulkan zakat dan menerima upahnya, itu berarti dia berkubang diri dalam kemustahikan. Sebagai mustahik dia memang berhak menerima bagian zakat, tapi apakah dia rela selamanya menjadi mustahik. Tidakkah tangan di atas lebih baik ketimbang tangan di bawah?

Karena itu, para amilin pun harus berzakat serta banyak bersedekah. Seperti Ibnus Sa’dy Al Maliki tadi, setelah dengan berat hati menerima honor sebagai amilin, dia sedekahkan sebagiannya sebagaimana pesan Rasulullah SAW.

Mengutip penuturan Busr bin Sa’ied, setelah Ibnus Sa’dy Al Maliki menolak upahnya sebagai amilin maka Khalifah Umar berkata, “Sungguh, aku dulu pernah menjadi amilin Rasulullah SAW dan ketika beliau memberiku upah untuk tugas itu, maka kukatakan kepada beliau seperti yang kau katakan tadi. Maka Rasulullah berkata kepadaku, ‘Bila engkau diberi sesuatu yang tidak kau pinta, maka makanlah dan sedekahkanlah’ (H.R. Bukhari dan Muslim).”

Baca selanjutnya.

You may also like...

3 Responses

  1. PayTren says:

    Semoga senantiasa istiqomah selalu bersedekah.Aamiin…

  2. syariah says:

    asslkm..ustdz mnjdi janda muslimah yg sllu di sindir ttangga apa yg ada pd diri sy,smua org ngmogin sy.doa apa ustdz yg baik untk mdoakn org itu mjd sdr akn khdpn yg kelak mgkn dia jg akn mjd janda sprt sy,dan sy sdh pasrah kpd ALLOH SWT spy ttp istkomah,syukron ustdz,

  3. Assalam mualaikum..
    Maanfaat dan keuntungan yg didapat di payTren :
    1⃣ Anda akan mendapatkan cash back atau royalty di semua transaksi dari transaksi pribadi atau dari transaksi Mitra payTren lainnya yg tidak anda peroleh jika bertransaksi di ATM dan loket2 pembayaran.
    2⃣ Anda tidak perlu keluar rumah,bermacet ria,Bayar parkir a tau antri lagi di ATM & loke2 pembayaran apalagi bagi anda yg tinggal didesa2 yg jauh dari bank,anda juga bisa bertransaksi selayaknya anda tinggal dikota.
    3⃣ Anda akan peroleh pemberitahuan saat itu juga bahwa transaksi anda berhasil melalui ponsel anda dalam struktur lunas dan dapat dicetak.
    4⃣ Sekain komisi, bonus,cashback & royalty di paytren anda akan mendapat reward dari perusahaan PT.VERITRA SENTOSA INTERNASIONAL (VSI) dengan USTADZ YUSUF MANSUR sebagai presiden Direkturnya berupa SMARTPHONE,UMROH,MOBIL hingga RUMAH MEWAH berkali2 sebagai pembagian keuntungan Karena setiap Mitra payTren adalah bagian dari pemilik perusahaan.
    5⃣ DiPayTren selain Anda mendapatkan keuntungan secara financial Anda juga akan mendapatkan Pembelajaran Bisnis,Agama dan Komunitas yg positif,optimis dan agamis saling membantu dan menginspirasi.Visinya jelas membangkitkan ekonomi Indonesia secara berjamaah.
    Ingin gabung hubungi:
    Wa: 085642842132
    Pin: 51888ed9

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

facebook like