Back to Pesantren

 

FDL_2294

Oleh: Tarmizi As Shiddiq, Ketua Daarul Qur’an

Pesantren jugalah yang melahirkan para pahlawan kemerdekaan. Pada 3 Oktober 1943, Jepang membentuk Tentara Pembela Tanah Air (PETA) yang terdiri atas 60 batalyon di Jawa dan Bali. Sebagian di antara komandan  batalyon PETA dengan pangkat Daidancho (Mayor) adalah para kiai dari komunitas pesantren. Itu terlihat saat latihan pertama dimulai pada 5 Oktober 1943, terdapat nama  KH Iskandar Sulaiman (Daidancho Malang), KH Iskandar Idris (Daidancho Pekalongan), KH Joenoes Anis (Daidancho Yogyakarta), KH Basoeni (Daidancho Pemalang), KH Doerjatman (Daidancho Tegal), KH Abdoellah bin Noeh (Daidancho Magelang), KH Ternaya (Daidancho Cirebon), KH Amien Djakfar (Daidancho I Madura Timur), KH Abdoel Chamid (Daidancho III Ambunten-Sumenep), KH Idris (Daidancho Wonogiri), K. Moeljadi Djojomartono (Daidancho Surakarta), KH Sjam’oen (Daidancho Banten), KH Cholik Hasyim (Daidancho Jombang).

FDL_2449

Pada 14 Oktober 1944, pemerintah pendudukan Jepang membentuk Hizbullah di Jakarta. Hizbullah secara khusus beranggotakan pemuda-pemuda Islam se-Jawa dan Madura. Pada latihan pertama di Cibarusa, Bogor, yang diikuti 500 orang pemuda muslim itu tercatat sejumlah nama kiai dari pondok pesantren seperti KH Mustofa Kamil (Banten), KH Mawardi (Solo), KH Zarkasi (Ponorogo), KH Mursyid (Pacitan), KH Syahid (Kediri), KH Abdul Halim (Majalengka), KH Thohir Dasuki (Surakarta), KH Roji’un (Jakarta), KH Abdullah, KH Wahib Wahab (Jombang), KH Hasyim Latif (Surabaya), KH Zainuddin (Besuki), Sulthan Fajar (Jember).

Dalam sejarah pembentukan TNI, mereka yang tercatat sebagai komandan batalyon yang berasal dari  kesatuan PETA, Hizbullah dan Sabilillah, tak lain adalah para kader pesantren. Mereka misalnya: KH Kholiq Hasyim, KH Amien Djakfar, KH Abdoel Chamid, KH Iskandar Idris, KH Joenoes Anis, K. Basoeni, K. Doerjatman, K. Abdoellah bin Noeh, K. Ternaya, K. Idris, K. Moeljadi Djojomartono, K. Sjam’oen,  KH Iskandar Sulaiman, KH Zarkasi, KH Mursyid, KH Syahid, KH Abdullah,  KH Zainudin, Sulthan Fajar,  KH Masykur, KH Bisri Syansuri, KH Zainal Arifin, KH Munasir Ali, KH Wahib Wahab, KH Yasin, KH Mansyur Sholichy, KH Achyat Chalimi, KH Hasyim Latif, KH Anwar Zen, KH Hasan Syaifurizal, KH Zaini Mun’im, KH Djunaidi, KH Asnawi Hadisiswoyo,     KH R. Salimulhadi, KH Bolkin,  K. Mahfudz, K. P. Hadisoenarto,  KH Abdul Muslim,  KH Muslim, KH Dimyati Muid, K. Muslich, K. Ridwan, K. Imam Nawawi, K. Zaeni, K H. Sudjak, K. Asfani, K. Abdul Syukur, K. Djarkasi.

Baca selanjutnya

You may also like...

1 Response

  1. Mochamad Adi Wibowo says:

    Assalaamualaikum

    Saudara sejagat, ✋
    Yuk berBISNIS #PayTren bareng Ustadz Yusuf Mansur

    ● Modal Murah
    ● Kerja Mudah
    ● Bisa dari Rumah
    ● Hasil Mewah
    ● Berkah & Melimpah…
    MAU ??

    Info & Pendaftaran Paytren klik ⤵
    http://www.leadertreni.net/mochamadadi

    Butuh Bantuan, Hubungi saya :
    Wa / Call: +6285706136826
    Bbm : D401FFB0
    [Luar Negeri Bisa]
    wassalaamualaikum

Leave a Reply