• home ym com


Baik Sangka Pada Allah

Dalam Kitab Tafsir annabulsi dikatakan,

“Anda mengenal Allah, lalu anda pun memujinya, adapun jika anda tidak mengenalNya maka anda tidak akan memujinya, bahkan bisa jadi jika anda tidak megenalnya anda akn memuji selain Allah”

Nah kadang kita bisa berkhidmat sama orang, berterimakasih pada orang tapi tidak bisa berterimakasih sama Allah dan berkhidmat pada Allah.

Jadi di antara mana al hamdu atas apa yang kemudian Allah berikan, yakni engkau mengetahui nikmat itu datang dari Allah. Engkau tau siapa yang memberimu dan engkau pun ridho dengan apa yang diberikan kepadamu dan kemudian engkau tidak bermaksiat pada Allah pada apa saja yang Allah berikan kepadamu

Misalnya kita diberi hp kita malah bermaksat dengan hp, menggunjing, membuka aib orang, menyebarkan fitnah, dengan hp itu maka anda sedang berbohong, anda sedang tidak memuji Allah, anda tidak mengatakan alhamdulillah, anda tidak bersyukur, tapi anda malah bermaksiat. Maka tidak ada al hamdu di sana. Justru pembangkangan namanya.

Atau kita dikasih mobil , justru malah bermaksiat. Ini bukan memuji, malah ngeledek yang memberi.

Misalnya lagi, kita dikasih rumah sama orang kemudian rumah itu malah dijadikan tempat berzina dengan istrinya orang itu.”Sudah dikasih rumah kok malah menzinahi istri saya?” Ini kan bukan berterimakasih tapi pembangkangan. Jika kita bermaksiat dengan apa yang Allah beri, bukan saja tidak memuji dan tidak bersyukur tapi juga sudah melakukan pembangkangan.

Allah mengajarkan di pagi hari, ketika alquran diturunkan secara tertib ayat dan surat, Allah mengenalkan diri-Nya dulu dengan “Bismillahirrahmanirrahim”. Kemudian Allah mengajarkan kita puji-pujian bagaimana cara untuk memuji-Nya “Alhamdulillahirabbil ‘alamin”. Jika kita bisa memuji Allah maka ini lah nikmat yang paling besar. Kita memuji Allah dengan cara yang telah Ia ajarkan pada kita. Allah tau kekurangan kita dalam memujinya, maka Allah mengajarkan kita bagaimana memujiNya.

Ketika kita mengatakan Alhamdulillah kita juga mengatakan bahwa semesta ini memiliki Tuhan Yang Mahaagung, dan Engkaulah yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Jika kemudian Allah menghalangimu dari sesuatu, maka sebenarnya adalah halangan untuk memperbaiki atau meluruskan bukan untuk melemahkan. Karena Dia mencintaimu lebih dari engkau mencintai dirimu, maka ia menjaga dirimu, melindungi dirimu. jika bukan karena penjagaan dari Allah, maka kamu tidak mendapat petunjuk.

Ada satu orang sudah dapat tiket tapi belum dapet visa. Kemudian tiket hangus dan harus diundur. Ia marah marah tuh. Eh satu jam kemudian setelah positif dinyatakan tidak berangkat, dia malah berteremakasih karena, pada saat itu orangtua nya meninggal dunia. Allah beri dia kesempatan untuk melihat jenazah orangtuanya. Kalau Allah ga sayang dibiarin aja tuh ga diurusin.

Sama halnya sepeti orang tua mengajarkan anak, ketika di suatu tempat ada bahaya, kita menjaga anak kita. “Nak jangan kesana”. Kemudian anak berontak “tapi di sana ada teman saya, ada rezeki saya, ada peruntukkan nasib saya.” Orangtua melarang “jangan” semata-mata untuk melindungi anaknya. Di sinilah butuh baik sangka pada Allah SWT, karena semata-mata untuk kebaikan kita.

You may also like...

1 Response

  1. Bismillaahirrahmaanirrahim.
    PAYTREN adalah PROYEK transaksi digital yg dibangun Ustad Yusuf Mansur,
    *BERBISNIS SAMBIL BERSEDEKAH*
    DAFTAR DI
    http://trenidigital.com/eddy86

    SMS; 081294269850
    WA : 0895345959499
    BBM : D76E41D7

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.