Yusuf Mansur

Banyak Santri Cilik Meriahkan Seleksi Wisuda Akbar 6

 

Seorang bocah cilik duduk berhadap-hadapan dengan seorang ibu di Masjid Qubbatul Islam Sukabumi, Jawa Barat, Ahad (15/11) pagi. Si ibu tampak membacakan ayat Al Quran.

Siapa pun mungkin akan mengira, bahwa pemandangan itu menunjukkan seorang santri tengah belajar ngaji pada ustadzah-nya. Tapi dugaan itu keliru. Justru ibu itu yang tengah menyetorkan bacaan Quran (muraja’ah) untuk dikoreksi anak kecil di hadapannya.

Denisa, anak kecil berusia 7 tahun itu, adalah salah satu penguji pada seleksi calon peserta Wisuda Akbar 6. Dengan percaya diri ia menerima setoran hafalan dari sejumlah muslimah remaja dan dewasa.

Seleksi calon peserta Wisuda Akbar 6 dilakukan serentak pada Ahad (15/11). Ribuan orang mengikutinya di sejumlah kota di Tanah Air. Mereka menyetor hafalan Surat Al Baqarah ayat 101-157 (57 ayat), Surat As Shaff (14 ayat), dan Surat Al Qaf (45 ayat). Setoran mereka dinilai oleh para Ustadz dan Ustadzah, meliputi aspek kelancaran hafalan dan ketepatan pengucapan.

Ajang seleksi ini juga diramaikan oleh para santri cilik seperti Denisa. Misalnya Rafka Aditya (4), yang dengan lancar menyetor hafalan Surat As Shaff di Masjid Diponegoro Yogyakarta. Di Masjid An Nabawi Pesantren Tahfidz Daarul Quran Tangerang, ada Rahmadhani Safitri (4,5) yang juga lulus ujian.

Santri-santri cilik pun menyemuti ajang seleksi di Jawa Timur, Makassar, dan Palembang. Mereka senang sekali ketika mendapat sertifikat sebagai tanda lulus seleksi dan berhak mengikuti Wisuda Akbar 6 di kota terdekat.

Perjalanan menuju tempat seleksi tak urung menjadi wahana wisata para santri cilik. Usai lulus ujian, serombongan santri belia tampak berfoto-foto di areal Pesantren Daarul Quran Ketapang, Tangerang. Sedang di Malang, para peserta seleksi dihibur dengan penampilan marawis.

Wisuda Akbar 6 akan digelar Daarul Quran pada 22 November 2015 serentak di 5 kota di 5 Provinsi Indonesia. Selain di Masjid Istiqlal, DKI Jakarta, juga di Masjid Raya Taqwa Palembang, Sumatera Selatan; Masjid Al Markaz Makassar, Sulawesi Selatan; Masjid Agung An Nuur Kota Pare, Kediri, Jawa Timur; dan Masjid Kampus UGM Yogyakarta, DIY.

Muhammad Zuzali, Ketua Panitia Wisuda Akbar 6, mengatakan, seleksi juga terbuka untuk masyarakat umum. ‘’Pada hari-H Wisuda Akbar 6, panitia juga menerima seleksi mulai pukul tujuh hingga sepuluh pagi sebelum prosesi wisuda dimulai,’’ terang Zali.

 

Exit mobile version