Yusuf Mansur

Banyak Apa Dikit

 

 

 

Kita kalo jalan ke Supermarket, ke pasar, ke Mall, bawa duit 100 ribu, banyak? Apa sedikit?

Kalo kita datang ke toko sepeda, dealer motor, atau ke dealer mobil, bawa 100 ribu, banyak apa sedikit?

Kita datang ke pengembang properti yang sedang pameran, sedang promo, sedang jualan, bawa duit 100 ribu, banyak apa sedikit?

Kita ke restoran paling mahal, di restoran paling mahal, di Jakarta, bawa duit 100 ribu. Tuh duit, itungannya banyak apa dikit?

Di kanal atau materi Kuliah Tauhid, di kuliahonline.com , saya maparin banyak tentang keyakinan kepada Allah Jallaa Jalaaluh.

Dan kisah kepercayaan kepada Allah yang berikut ini, sejatinya udah saya tausiyahkan di banyak kesempatan.

Kita rela, ridho, enteng, bayar kepada dokter, rumah sakit, terhadap ikhtiar pengobatan kita. Tapi kepada Yang Maha Menyembuhkan?

Ini sebagai motivasi supaya kawan-kawan gemar bersedekah. Tambah yakin dengan sedekah. Tambah cinta. Tambah sabar juga.

Sambil saya minta doa bagi pembangunan Masjid Tahfidz ya. Sebagai tukeran tulisan “Banyak Apa Dikit” ini. Supaya selesai pembangunannya.

Tidak lupa saya ingatkan kawan-kawan tentang yakin, bahwa Allah itu Maha Pemberi Rizki.

Ketika dikasih tau bahwa bayar untuk ikut Tahfidz Intensif, kawan-kawan banyak yang ngandelin gaji, tabungan, dan lain-lain. Jangan. Andelin Allah.

Sebab jangankan untuk urusan akhirat. Untuk urusan dunia banget-banget aja, kalo kita minta sama Allah, ya dikasih.

Kawan-kawan yang dari daerah, bertambah bingung, saat harus mikir biaya pesawat gimana… Ga usah bingung. Wong masih ada waktu. Berdoa.

Apalagi bila tau teori sedekah, seperti yang akan dikisahkan ini. Ga ada yang mahal jatuhnya. Ga ada yang berat. Enteng semua.

800 ribu untuk ikutan program Tahfidz intensif. Nah, keluarin aja 80 ribu, atau 10% nya. Beres dah. Tar dapat 800 ribu.

Kalo ga ada 80 ribu? Keluarin 8 ribu. Kalo ga ada 8 ribu? Mulai dari 800 perak. Ga ada juga? Ya datang aja. Bisa FREE koq, he he.

Sedekah. Sedekah. Sedekah. Tar dapat minimal 10 kali lipat. Dan ini kan bukan kata saya. Ini Janji Allah. Ga usah banyak mikir.

Malah Allah Janji ngasih 700 kali lipat, atau bahkan lebih. Dan yang dibayar Allah, hanya kembangnya saja. Belum POKOKnya.

Penyempurna pembalasan-Nya, atas sedekah dari hamba-Nya, ya nanti di hari pembalasan. Hari akhir.

Dan saya sering bilang, kalo Allah masih ngasih dalam bentuk sedekah duit dibayar duit, masih terbilang sangat-sangat enteng dah.

Sebab bayaran Allah, bisa yang jauh lebih sulit dari itu itungannya. Kayak umur panjang, kesembuhan, termasuk soal anak keturunan.

Nafas dulu… He he he he. Biar bacanya bisa ngendap dikit… Hhhhhhhhh… Hhhhhh…. Hhhhh… Wangi surga, he he.

Iklan dulu dikit nih… Yang mau ikutan sedekah pembangunan Masjid Tahfidz.

 

 

Bayar Tahfidz Intensif juga untuk sedekah. Bukan untuk saya dan pengurus memperkaya diri. Haram. Tapi kalo ga bayar, ya ga ada tanggung jawabnya.

Pokoknya, program-program dakwah yang berbayar, jangan pada Senayan Siti dulu. Sensi, he he he. Jangan suka ngebaca niat orang. Ga bae.

Ok. Doain panjang umur.. Salam untuk keluarga.

Dari tulisan ini petik what you can tik. Ambil what you can bil. Makasih yaaa… Si yu tumorrow. Aamiin.

 

 

Exit mobile version