Belajar Tentang Martabat

Belajar tentang martabat

 

Belajar Tentang Martabat…

“Prof… Berapa kali dalam sepekan naik pesawat…?” Tanya saya kepada beliau.

“Banyak,” katanya.

“Ya udah, saya bayarin aja dah. Lewat Paytren. Paytren yang bayarin.” Saya sempet bilang, setahun gitu. Full. Biar dapat pahalanya nih Paytren. Gitu pikir saya. “Tiap beliau naek pesawat, kami yang bayar…”

Di luar dugaan, dengan sangat respek dan terhormat, beliau bilang, “Perserikatan (maksudnya, Muhammadiyah), banyak duit…” Beliau mengatakan itu dengan bahasa yang ga sombong, ga menolak. Sambil bercerita tentang martabat.

Manusia itu terhormat, sebab martabat. Salah satunya adalah, ga meminta. Dan jika ada, kenapa harus menerima bantuan? Malah harusnya membantu.

Top dah pelajarannya.

Makasih Prof… Makasih semua warga Muhammadiyah, orang-orang tua, guru-guru, dan sahabat-sahabat semua.

Martabat itu semoga kita semua juga punya. Juga negeri ini.

 

You may also like...

2 Responses

  1. M.RIFAI says:

    Assalamualaikum.wr.wb..

    Alhmdllah Sekarang ada bisnis yg sekaligus bernilai sedekah dan insyaalloh akan berkah dunia akhirat.”.daN begitu banyak pula Manfaatnya”…

    Pendirinya ust.Yusuf Mansur sendiri.
    Mau tau lebih banyak klik aja:

    http://bestpaytren.com/ID901

    WA: 08980424771
    Pin bbm:54CEAB64

    AYO SEGERA GabuNg^Bersama Kami.!!..

    Insyaallah ada jaLan untuk jadi sukses Dunia akherat”..

    Amin”…ya ALLah..

  2. di sini says:

    meminta bisa menurunkan martabat, yang diminta belum tentu didapat, tp hargadiri sudah pasti jatuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

facebook like