• home ym com


Beras Nih, Pikirin!

Seorang ustadz bercerita sambil meringis…

Suatu saat dia akan pergi mengajar Qur’an. Tapi tiba-tiba istrinya tolak pinggang di depan pintu rumah.

“Ngajar melulu…! Pikirin nih beras di rumah…!” Bingunglah beliau.

jatim-surplus-beras

Terhadap yang begini, harusnya kita memang perhatian.

Dakwah memang bukan u/ memperkaya diri. Tapi u/ kasus yang seperti ini, sangat dibutuhkan perhatian dari ummatnya, u/ ustadz2nya yang tidak mampu mencari rizki dengan bekerja dan usaha.

Barangkali ustadz itu pun tidak pandai pula berdoa kepada Allah u/ soal rizkinya.

Semoga Allah membimbing semuanya. Semuanya. Trmasuk para guru-guru Qur’an. Bukan hanya jamaah, atau murid2.

Trmasuk pula saya.

You may also like...

12 Responses

  1. ahmad marzuki says:

    memang ada baiknya seorang ustad itu kaya (punya usaha) sehingga kehidupan keluarganya tidak bergantung pada umat, dan insyaallah ia akan lebih tenang dalam mengajarkan ilmunya….

  2. suraningsih says:

    Tadz,,,insyallah sy mampu Dάπ iklhas Ûη†ûƙ bikin paket sembako tiap bulan 100 paket @50rb,Dάπ Ί†ϋ sebaiknya disalurkan lewat mana tadz. Klo ♏áǙǙ sy,krn dilingkungan sy jg banyak yg msh membutuhkan,,klo langsung sy kshkan gmn tadz,,,

  3. ferianto says:

    Tapi jangan jadikan dakwah sebagai pencaharian……….

  4. dewi yana says:

    Insya Allah, se-susah2nya hidup seorang Ustadz, gak akan sampai kekurangan dan terlantar, karena janji Allah pasti benar, Allah berfirman : “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad 47:7).

    Seorang Ustadz, Insya Allah adalah orang yg menjaga hubungannya dgn Allah. dan seorang yang menjaga hubungannya dgn Allah, akan dijaga Allah. Dari Abu al-Abbas Abdullah bin Abbas ra, beliau berkata, “Suatu saat saya berada dibelakang Nabi saw, kemudian beliau saw berkata, “Wahai ananda, aku ajarkan kepadamu pelajaran, (yaitu) Jagalah Allah, niscaya dia akan menjagamu, jagalah Allah niscaya Dia akan selalu berada dihadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah. Ketahuilah sesungguhnya jika satu umat berkumpul untuk meminta manfaat sesuatu kepadamu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu, niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali musibah yang telah Allah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering.” (HR. Tirmidzi)

  5. Risdianto says:

    lebih bagus ustadz sekalian pengusaha daripada ustadz tarif….

  6. sandi heri saputra says:

    semoga ALLAH memudahkan rejeki ustadz tadi…aamiin…

  7. aji says:

    Ya allah…limpahkanlah rizkimu untuk para ustadz,para da’i,para alim ulama,serta para pengajar2 al-qur’an.cukupilah segala macam kebutuhannya dunia akhirat ya allah.aamiin

  8. Sohibi says:

    y allah beri rezeqi pda para pengajar al,qur,an jg para ulama amin amin y robbal allaamin

  9. Asiyati says:

    Smg Alloh senantiasa menjaga & mencukupkan urusan akherat para Ustadz/Kyai & keluarganya Ɣªήƍ sdh memperjuangkan Agama Alloh. Amiin.

  10. Asiyati says:

    Yaa Alloh smg Engkau senantiasa menjaga & mencukupkan urusan dunia & akherat para Ustadz/Kyai & keluarganya Ɣªήƍ sdh memperjuangkan Agama-Mu. Amiin.

  11. Siti masithoh says:

    Dari sisi ust memang sebaiknya ada usaha lain.Dari sisi jamaah…kita jg sebaiknya tahu kalau ust jg memerlukan transport untuk bisa dateng dsb…dsb…

  12. jam tangan says:

    banyak ustad juga yang milih tempat dengan honor gede dibandingkan dakwah ditempat yang sangat butuh atau minim aqidah padahal mereka butuh ustad dan tidak mampu bayar honor ustad tersebut. justru yang datang kesitu adalah para pendeta..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.