Berhenti Bermusuhan

Bismillah Walhamdulillah

Kita berhenti musuhan. Kita berhenti saling ngata-ngatain. Kita berhenti saling sikut. Kita berhenti saling dendem. Kita berhenti saling sindir. Kita berhenti saling merendahkan.

Jika sebelumnya begitu, insyaaAllah itu jadi dinamika saja, kecil banget aja. Jangan sampai diperbesar dan memperbesar.

Ketenangan itu mahal. Kedamaian itu mahal. Ketenangan dan kedamaian jangka panjang serta keamanan tentunya membuat negeri dan bangsa ini pada akhirnya bisa membangun.

Bila ada yang tidak menghargai, ya tidak mengapa. Jangan minta dan tidak minta juga dihargai, kan? Jadi ya bukan masalah.

Tapi jika ada yang tidak menghargai, lalu kita sewot, marah, dan membuat ulasan, membuat tulisan, membuat video, malah nanti jadi panjang.

Kemudian, yang di sana nanti menimpali. Lalu, datang kawan-kawan bela kita. Terus, datang kawan-kawannya yang dari sana, bela di sana. Ini namanya jadi besar, jadi luas.

Ga usah!

Kalo ada yang memojokkan, ya ke pojok duluan aja, ga apa-ap. Kalau perlu, ke luar ring.

Terlalu banyak yang harus dikerjakan. Ndak usah melayani yang gitu-gitu.

Sambil mendoakan mereka-mereka dan sambil diri kita juga minta ampun sama Allah.

Nanti siapa tau ringnya kita itu yang diperluas. Di pojokan, tapi ngatur dunia, ya gak apa-apa juga.

Met tahun baru 2020.

Yang udah baik, samain dan kemudian jangan berubah. Malah harus lebih baik dan istiqomah: Shalawatnya… Istighfarnya… Tasbihnya… Sedekahnya… Doanya…

You may also like...

Leave a Reply