Bersih Bermula Dari Rumah, Baru Kemudian Merambat

Bersih Bermula Dari RumahBersih bermula dari rumah. Begitu juga disiplin, rapih, tertib, bisa dimulai dari rumah sendiri.

Kalo habis makan, langsug dirapihin. Kalo perlu, makan, ga usah berantakan. Sehingga ga perlu ada yang dibersihin sebab menjaga kebersihan dan kerapihan.

Tertib naro semua pada tempatnya: buku-buku, gelas-gelas, piring-piring, mana yang barang-barang di lemari, mana yang di meja, mana yang di kamar, mana yang di halaman. Semua rapih pada tempatnya.

Bersih Bermula Dari Rumah

Kamar mandi biasa bersih, kamar tidur apalagi. Air tidak keluar dari kamar mandi. Jangan juga keluar dari kamar tidur, meja makan, meja belajar, ruang tamu, kecuali pastikan sudah bersih, sudah rapi.

Sampah-sampah jangan sampai ada. Kemudian kembangin lagi ke kantor-kantor, ke pabrik-pabrik, ke sekolah-sekolah, ke kampus-kampus, sampai kemudian kalau terpaksa keluar dan bekerja nanti ke jalan-jalan raya, jalan-jalan gang, selokan-selokan, bahkan sampai ke tempat-tempat rekreasi.

Habis ngaji, habis ngumpul, kadang jadi lautan sampah. Insya Allah kita bisa bersih-sebersih-bersihnya. Begitu selesai ngumpul, selesai ngaji, bangun, tanpa sampah sama sekali. Sama sekali. Hingga sobekan kertas, sobekan plastik, pun tak ada. Ini juga sebenarnya sudah ada contoh dan kejadiannya kemarinan kan.

Bikin pening, tukang sampah, tukang bersih, ga ada kerjaannya, sebab dari kitanya udah kita beresin. Jadi yang males buat hidup kotor, ga tertib, ga bersih, ga rapih.

Beri hukuman sosial buat mereka-mereka yang makannya ber-ecetan, minumnya berceceran. Kasih nasihat buat mereka yang makan pisang, lalu kulitnya dibuang sembarangan. Pungut kulitnya, dan berikan kembali kepada dia. Katakan: “Maaf, kulitnya ketinggalan Pak… Silakan dibuang ke tempat sampah ya Pak!”

Karena pada hakikatnya Islam adalah tentang kebersihan. Kita mau shalat wudhu dulu, kita mau baca Qur’an wudhu dulu. Ingat juga bahwa kebersihan adalah sebagian dari keimanan.

***

Daftar Rekening Sedekah: https://pppa.id/sedekah/rekening

###

Kuliah-Kuliah Wisatahati: https://kuliahwisatahati.com/info-modul-kuliah

___

Buku Yusuf Mansur Resmi: https://bukuyusufmansur.com/

Buku Yusuf Mansur di Shopee: https://shopee.co.id/bymofficial

Kalau di bawah ini buku gratis berupa ebook:

Silakan Download

Buat yang belum baca ebook 63 tanya jawab tentang qurban, kalau ini gratis: http://yusufmansur.com/ebookgratis/

Mungkin Anda juga menyukai

4 Respon

  1. dewi yana berkata:

    Seandainya aja kita smua bisa menerapin hal tsb, mulai dari rmh kita dan terus di lingkungan sekitar, tentunya dijalan2 akan bersih, org2 tertib buang sampah pada tempatnya, bakalan jadi Indonesia yg bersih dan rapi, smoga suatu saat nanti bisa terwujud jadi nyata, aamiin, walo ky’a sulit, tapi gak ada yg gak mungkin, dengan kesadaran yg dalam, usaha maksimal dan pertolongan Allah, pasti bisa

  2. rini berkata:

    smua berawal dari rumah, dari didikan.org tua dari kecil

  3. nana supiyatna berkata:

    Kalo kata orang jepang 5 S
    1. SEIRI
    2. SEITON
    3. SEISU
    4. SEIKETSU
    5. SITSUKE

  4. risma berkata:

    Kalo kita mulai menerapkan budaya ɪ̣̇n̲̅i dari rumah dgn istiqomah, اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ kita akan bisa memutus mata rantai budaya serampangan negeri ɪ̣̇n̲̅i ∂ï masa depan. If there is a will, there is a way, aamiin yaa Rabb

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: