Buah? Atau Ujian?

7,022 Views

Ada sahabat saya yang perusahaannya & perusahaan ayahnya bermasalah. Punya hutang banyak, proyek ga pada cair tagihannya, ada fitnah, dll. Brikut ini jawaban saya. Barangkali berguna buat kawan-kawan semua:

“Coba Sodara pelajari Qur’an, pelajari lagi hadits. Khususnya yang membahas sebab-sebab kejatuhan, kesulitan, & sebab-sebab tertahan rizki di wisatahati.com, kuliah-online.com, santritahfidz.com, buku2 saya, cd2 saya, dvd2 saya, program di antv, banyak juga bicara itu. Pelajari kuliah tauhid. Jangan cuma menyebut sebab-sebab “dunia” sebagai penyebab kejatuhan, kesulitan, kesusahan.

Salah 1 Kuliah Tauhid, menyebut sebab itu bisa ditimbulkan Allah darimana saja yang Allah Kehendaki. Bisa dari penipuan yang dilakukan oleh kawan sejawat, dll. Untuk ayah Sodara, juga demikian. Bisa jadi ada kesalahan lain yang dibuahkan di urusan sekarang ini. Jika tidak ada kesalahan di perusahaan, atau di ayah, maka itu sifatnya ujian. Jika ada, itu namanya azab. Buah dari kesalahan.

Jalannya adalah bertaubat & memperbaiki ibadah. Ini prinsip umum dalam semua urusan dunia. Sebab dunia ini ada yang memiliki, Yakni Allah. Bila kita “menyakiti” Pemilik Dunia, “lalai” terhadap apa yg diinginkan Pemilik Dunia, tidak mau ibadah yang benar: shalat tepat waktu, berjamaah, tdk mencintai ibadah-ibadah sunnah, jarang sekali baca Al – Qur’an, sedikit sedekahnya, jauh dari berjamaah di masjid, jauh dari lisan berzikir, maka kemungkinan memang hidup akan bermasalah.

Gampang koq, taubat aja & perbaiki ibadah. Jangan lupa, banyak2 doa juga. Geber dah taubat, perbaikan diri, & doa dalam 40 hari ke 1, tar terusin lagi 40 hari ke2, ke3, ke4, dst. InsyaAllah bakal terang lagi segala urusan. Pertaubatan lakukan yang paling gampang: shalat taubat, kapan saja, 2 rokaat, terus bikin pengakuan salah sama Allah, doa minta ampun, & perbanyak istighfar. Doa saya menyertai antum, ayah,& semua yang terkait (juga yang baca jawaban ini di kemudian hari). Oh ya, upayakan perbaikan menyeluruh ya. Artinya, meliputi siapa aja yang terlibat dengan Saudara & ayah. Syukran.


Article written by

15 Responses

  1. sabilillah
    sabilillah September 25, 2012 at 7:15 am | | Reply

    mksih tadzz

  2. Ahmad nurwakhid
    Ahmad nurwakhid September 25, 2012 at 11:48 pm | | Reply

    Mungkin kjadian itu jg ad pda khidupan ku ustadz trimakasih ustad smoga ALLAH slalu akan jdikan ustadz orang yank manfa”at untk umat

  3. hmsyarifuddinbasrie
    hmsyarifuddinbasrie October 21, 2012 at 9:13 am | | Reply

    …Aslkm Ustadz..dalam acara ustadz sabtu pagi kemarin (20-10)..sekilas sholat sunat kobliah assyar 4 rakaat untuk memohon berbagai kepentingan dunia (positf) mau punya mobil, dll..apa boleh langsung saya kerjaan dn saya mohon izin untuk memakainya. Atau sholat sunah 4 rakaat itu cuma pendengaran saya saja…mohon penjelasan dari Ustadz..atas jawababustadz di ucapkan terima-kasih smg menjadi amal ibadah kpd Allah swt.. Aamiin…

  4. Slamet
    Slamet October 22, 2012 at 2:18 am | | Reply

    Makas!h Ustadz, semoga kita menjadi hamba yang dicintai Allah..
    Aminnnn…..

  5. Luthfi Zulfikri
    Luthfi Zulfikri October 22, 2012 at 12:20 pm | | Reply

    ustadz mohon maaf bagaimana klu sebaliknya, seandainya ada org yg kehidupannya dilimpahi rizki tp dia jarang ibadah, apakah riski yg diberikan adalah ujian buat dia atau bagaimana pendapat dari ustadz sendiri,,,terima kasih sebelumnya tadz…

  6. ikhsan prayogi
    ikhsan prayogi January 18, 2013 at 2:51 am | | Reply

    makasih ustadz, semoga saya tidak terlambat membaca tersebut yang di atas

  7. fathia safitri
    fathia safitri January 18, 2013 at 2:51 am | | Reply

    Subhanallah
    Semogaa semua umat Rasulullah SAW membaca artikel ini dan dapat introspeksi diri.
    Yakin bahwa اَللّهُ SWT Mengetahui dan Maha membolakbalikkan hati setiap manusia

  8. dewi yana
    dewi yana January 18, 2013 at 3:09 am | | Reply

    Iya, bener Kak Yusuf, setiap orang pernah mengalami kesulitan2 hidup, cuma sayangnya, kadang ada dari kita yg gak segera tafakur (merenungi dan memikirkan) bagaimana hidupnya selama ini, bagaimana ibadah & hubungan nya dgn Allah? Apakah selama ini sudah mengutamakan-Nya, diatas kepentingan duniawi? Mentafakuri betapa banyak Allah telah memberikan ilmu dan seberapa besar yang telah diamalkannya?

    Mentafakuri seberapa banyak/besar rasa syukurnya? Mentafakuri pendengaran & lisan, telah berapa banyak ghibah yang masuk ke telinga dan berapa banyak perkataan yang keluar dari lisan kita namun tidak ada manfaatnya bahkan cendrung perkataan dosa spt perkatan dusta, ghibah, fitnah, dsb? Tafakur bagaimana kita menjemput rezeki selama ini, apakah bener2 dijalannya atau kadang masih kurang perduli terhadap yg gak halal? Tafakur dan muhasabah disertai tobat, memperbaiki ketakwaan, doa, ikhtiar, insya Allah semua akan kembali baik.

    Jika dalam tafakur kita banyak menemukan yg salah2, maka kesulitan yg kita alami, adalah teguran dari Allah agar kita sadar dan kembali pada kebenaran, sedangkan kalau tafakur kita, kita temukan sedikit kesalahan, bisa jadi kesulitan kita sebagai ujian tingkat keimanan.

    Yang paling penting, apapun itu (ujian keimanan atau teguran dari Allah), kita jalani saja dengan sabar dan penuh ketawakalan, Allah akan menilai proses nya, menilai bagaimana kita menerima masalah/ujian/teguran di berikan-Nya, bagaimana kita menjalaninya dan mengatasinya, karena itu cara terbaik dalam menyelesaikan masalah adalah, dengan melibatkan Allah dalam menyelesaikannya dan mengembalikan semua masalah kepada Allah, meminta pertolongan Allah dengan sabar, tawakal, berserah diripadaNya, disertai dengan usaha yang sungguh2 dijalanNya, untuk menyelesaikan masalah kita.

  9. Meta wisdawati
    Meta wisdawati January 18, 2013 at 4:47 am | | Reply

    Terjadi juga pada ayah saya, doakan ayah saya semoga beliau sadar dan mau bertobat, saya tidak berani menegur ataupun menasehati beliau. Saya cuma dapat berdoa, tolong doakan ayah saya ustad semoga beliau cepat sadar dan meninggalkan perbuatan buruknya. Amiin ☺

  10. mitsusylawati R
    mitsusylawati R January 18, 2013 at 9:43 am | | Reply

    Beruntunglah kita yg mdapat hidayah ALLAH SWT untuk bertaubat,teruskan perjuangan,ibadah,sedekah,dll.

  11. Bobnasution
    Bobnasution January 18, 2013 at 10:54 am | | Reply

    Sesungguhnya Allaah Maha Pengasih & Penyayang, mengutip Aa Gym, Dia Maha Menatap atas semua perbuatan kita, alangkah menyenangkan seandainya kita dibanggakan para “penduduk langit” di hadapan Allaah SWT, jujur, mungkin hanya Nabi Muhammad SAW yg luput dari dosa, lantas sungguh malu kita berhadapan denganNya berlilitkan dosa baik yg kita sadar atau pun tidak…. Salam Sedekah Forever :)

  12. Dimas Edu
    Dimas Edu January 18, 2013 at 7:12 pm | | Reply

    luar biasa ustadz… amazing

  13. Les Privat Jakarta
    Les Privat Jakarta July 10, 2014 at 9:55 am | | Reply

    semoga kita selalu dalam lindungan allah SWT

  14. hariyono
    hariyono July 13, 2014 at 5:01 pm | | Reply

    Trimakasih atas tausiahnya

  15. hariyono
    hariyono July 13, 2014 at 5:11 pm | | Reply

    Asalamungalikum pak ustad ,,saya boleh di bilang mualaf baru sekitar 4 bulan boleh di bilang jg bukan mualaf,,jadi ceritanya waktu kecil hingga sd saya mendapat pelajaran islam..karna saya ikut ibu saya ,setelah besar saya ,ikut ke ayah saya yg non muslim, dan saya mempunyai istripun non muslim,,saya sekarang hanya ingin bertanya apakah saya bisa di ampunin ALLAH..karna setelah besart saya malah menyimpang dr ajaran ibu saya ,setelah besar saya sadar dan betul2 sadar.bahwa yg kmaren2 saya anut tidak baik ,karna di hati saya ,terus dan terus berkecambuk dalam hati.,knp hati ini selalu berontak ,untuk kembali ke jalan ALLAH,,dan kehidupan saya ,sampai jatuh,utang dimana2.hingga saya tak bisa berpikir,,apakah itu termasuk azab buat saya,dan saya hampir tiap hari minta tobat dan shalat tobat,mohon bimbinganya pak ustadd

Please comment with your real name using good manners.

Leave a Reply

facebook like