Yusuf Mansur

Cerdaskan Anak Sejak Dini dengan Al-Quran

 

Al-Quran memang luar biasa, sudah terbukti mampu membentuk karakter manusia. Rasulullah saw dan para sahabatnya dituntun oleh Allah melalui Al-Quran, sehingga mereka tidak terpengaruh dengan kondisi jahiliyah di kota Mekkah. Mereka memiliki pendirian yang berbeda dengan orang-orang jahiliyah pada masa itu.

Muhammad Saihul Basyir pemuda berusia 19 tahun memberikan kesaksian akan hal itu. Pemuda ini telah hafal Al-Quran 30 juz di saat usianya baru menginjak 12 tahun.

“Alhamdulillah diarahkan oleh orang tua dan diberi oleh Allah kemudahan menghafal sejak kecil. Saya ini ‘anak kota’ yang hadirin mengetahui ya pergaulan anak kota yang bebas dan lingkungan yang penuh dengan gadget. Niat saya berbakti kepada orang tua, Alhamdulillah saya merasakan ada keberkahan,” jelas Muhammad Saihul sebagaimana dikutip dakwatuna.com.

Testimoni ini disampaikan Muhammad Saihul dalam acara seminar parenting yang diadakan Yayasan Al Banna, di Auditorium Hotel Nirmala, Denpasar, Bali, Sabtu (31/10).

Ibu Muhammad Saihul, Wirianingsih, Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS, yang hadir sebagai pembicara dalam acara ini, menyatakan pentingnya Al-Quran dalam pembentukan karakter anak.

Dengan Al-Quran, anak-anak jadi lebih terarah, memiliki pribadi yang kuat serta tumbuh menjadi anak-anak yang cerdas, urai Wirianingsih

Orang tua dapat mengajak, mengkondisikan anak-anaknya untuk berinteraksi dengan Al-Quran sejak dini. “Hal ini menjadi pondasi sebelum nilai-nilai yang lain masuk dalam kehidupan seorang anak,” lanjut ibu dari sepuluh anak penghafal Al-Quran ini.

Sumber: http://www.dakwatuna.com/

sumber image: http://www.mukenaanaklucu.com

 

 

Exit mobile version