Yusuf Mansur

Cheng Ho, Islam dan Indonesia

 

Cheng Ho merupakan seorang kasim Muslim, pelaut sekaligus penjelajah Cina terkenal yang melakukan beberapa penjelajahan antara 1405-1433. Dan itu berlangsung dalam tujuh kali pelayaran.

”Cheng Ho terlahir sekitar tahun 1371 M di Provinsi Yunan sebelah barat daya Cina,” ungkap Matt Rosenberg, seorang ahli geografi terkemuka dunia. Nama kecilnya adalan Ma Ho. Dia tumbuh dan dibesarkan dalam sebuah keluarga Muslim. Apalagi, sang ayah pernah menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, Makkah. Menurut Rosenberg, nama keluarga Ma digunakan oleh keluarga Muslim di Tiongkok merujuk pada Muhammad.

Ketika berusia 10 tahun (1381 M), Ma Ho kecil dan anak-anak yang lain ditangkap tentara Cina yang menginvasi wilayah Yunan. Pada usia 13 tahun, dia dan tahanan muda lainnya dijadikan pelayan rumah tangga Pangeran Zhu Di – anak keempat kaisar Cina. Namun, Ma Ho menjadi pelayan khusus Pangeran Zhu Di.

Pergaulannya dengan pangeran, membuat Ma Ho menjadi pemuda yang tangguh. Dia jago berdiplomasi serta menguasai seni berperang. Tak heran, bila dia kemudian diangkat menjadi pegawai khusus pangeran. Nama Ma Ho juga diganti oleh Pangeran Zhu Di menjadi Cheng Ho.

Baca selanjutnya

Sumber: https://id-id.facebook.com/notes/1001-kisah-teladan-ambil-hikmahnya/kisah-admiral-zheng-he-laksamana-cheng-ho/495158340336

https://id-id.facebook.com/notes/indonesia-tanah-surga-kabarkan-kepada-dunia/pulau-kemaro-di-tengah-sungai-musi-palembangjembatan-ampera-dan-resto-rakit-di-t/10150124594052182

http://www.kompasiana.com/bainsaptaman/palembang-apa-cuma-jembatan-ampera_54f3dcc3745513942b6c8247

http://nasional.news.viva.co.id/news/read/646736-kisah-laksamana-cheng-ho–muslim-yang–disembah–nonmuslim

http://www.muslimdaily.net/artikel/studiislam/laksamana-cheng-ho-penjelajah-muslim-dari-tiongkok.html

http://batampos.co.id/17-04-2015/batam-pun-punya-masjid-muhammad-cheng-hoo/

http://www.antaranews.com/berita/489826/mengangkat-kisah-laksamana-cheng-ho-gaet-wisatawan-tiongkok

http://adriandw.com/chi_laksamana_cheng_ho.htm

Sumber image: www.kompasiana.com, http://www.indonesiakaya.com/, http://batampos.co.id/

 

 

Exit mobile version