Yusuf Mansur

Daarul Qur’an Telah Investasi Beasiswa Rp 15 Miliar

 

 

Pendidikan masih menjadi barang mahal di Indonesia. Meski pemerintah sudah menetapkan program wajib belajar 12 tahun dengan sejumlah bantuannya, angka putus sekolah masih sangat tinggi. Berdasarkan data pemerintah, setidaknya 1,5 juta anak setiap tahunnya harus putus sekolah.

Untuk mengatasi masalah ini, setiap tahunnya Daarul Qur’an memberikan beasiswa pendidikan kepada ribuan santri baik yang berada di Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an, rumah tahfidz, perguruan tinggi maupun beasiswa ke luar negeri.

“Dunia pendidikan berbasis Qur’an menjadi salah satu fokus dakwah Daarul Qur’an. Setiap tahunnya ribuan santri mendapatkan beasiswa pendidikan semacam ini,” ujar Direktur Eksekutif PPPA Daarul Qur’an, Tarmizi Ashidiq.

Tarmizi menuturkan, dengan dana sedekah, hasil usaha pesantren dan subsidi silang orangtua siswa yang mampu yang terkumpul dari masyarakat Indonesia, Daarul Qur’an berupaya untuk memastikan harapan masyarakat tak berpunya terhadap pendidikan tetap hidup.

“Karena kami meyakini pendidikan adalah elemen penting untuk menghapus kemiskinan spiritual maupun material di Indonesia,” ujar Tarmizi.

 

 

Beasiswa yang diberikan oleh Daarul Qur’an disalurkan dalam beasiswa internal Daarul Qur’an, beasiswa di rumah tahfidz, beasiswa kaderisasi di luar negeri, dan beasiswa perguruan tinggi. Bantuan pendidikan ini tidak hanya diberikan bagi santri saja,  tetapi juga elemen pendidikan lainnya seperti guru pengajar, operasional rumah tahfidz dan pengiriman guru tahfidz ke daerah-daerah pelosok.

Tahun ini, Daarul Qur’an mengucurkan dana sebanyak Rp15 miliar untuk program bantuan pendidikan. Dana tersebut disalurkan bagi santri pondok pesantren tahfidz yang ada di Tangerang, Cikarang, Semarang, dan Lampung mulai dari siswa tingkat TK hingga SMP. Selain itu bantuan pendidikan juga diberikan bagi para santri rumah tahfidz yang tersebar di seluruh Indonesia.

Untuk tingkat TK, bantuan pendidikan yang diberikan pada tahun ini tahun ini berjumlah Rp184,780 juta. Kemudian, untuk tingkat SD, bantuan pendidikan yang diberikan sebesar Rp2 Miliar. Tingkat SMP menerima bantuan sebesar Rp 8,242 Miliar. Dari ketiga jenjang tersebut, total penerima manfaat tercatat sebanyak 831 santri.

 

 

Untuk santri rumah tahfidz, bantuan yang dikucurkan pada tahun ini mencapai Rp 2,1 miliar. Tahun ini juga Daarul Qur’an memberikan beasiswa pendidikan dan tempat tinggal bagi 38 mahasiswa baru STMIK Antar Bangsa. Selain itu Daarul Qur’an juga memberikan bantuan pendidikan bagi para guru lewat program Simpatik Guru sebesar Rp 2,330 Miliar.

Untuk beasiswa pendidikan ke luar negeri tahun ini, Daarul Qur’an memberangkatkan dua lulusan Pondok Pesantren Daarul Qur’an untuk menempuh pendidikan S-1 di Africa Islamic International University yang berada di Sudan. Selain itu juga diberangkatkan pula dua orang guru tahfidz ke universitas yang sama untuk mengambil program bahasa dan program S-2.

                                                                                      ***

Rekening Sedekah PPPA Daarul Qur’an

BCA : 6030 30 8041
Mandiri : 128 000 509 2975
Banak Syarian Mandiri : 074 006 5000
BNI Syariah : 1699 1699 6

a.n. Yayasan Daarul Qur’an Nusantara
www.daqu.or.id – 021 500 311

Exit mobile version