Dari Tukang Tambal Ban Menjadi Pemilik Swalayan

Dari tukang tambal ban menjadi pemilik swalayan ini sebenarnya kisah lama. Saya juga sering sekali menceritakan ini.

Tukang Tambal Ban Jadi Pemilik Swalayan

Pernah dikisahkan seorang tukang tambal ban, dengan penghasilan “hanya” Rp. 15.000 sehari. Sedangkan dia lulusan perguruan tinggi di tahun 2000. Tahun 2006 “terpaksa” jadi tukang tambal ban.

2008 ketemu saya. Ketemu saya juga palingan gak sampe lima menit. Dia cuma minta amalan apa yang bisa mengubah hidupnya. Dulu belum jadi saya namain Amalan Yusuf Mansur Empat Surah alias AYM4Surah. Saya cuma bilangin dia baca empat surah. Yaasin, Ar Rahman, Al Waaqiah, Al Mulk. Udah gitu doang.

Bahkan kalau gak ada waktu, misalnya cuma bisa baca Waaqiah doang ya hajar aja itu Waaqiahnya.

Yang terpenting adalah baca Qur’annya sebenarnya.

Balik ke tukang tambal ban tadi. Dia sami’na wa atho’na. Langsung mengerjakan apa yang saya bilangin. Ga sampai setahun, dia bisa bangun empat ruko juga punya satu swalayan besar. Padahal? Padahal dia ga ngerti blas yang dia baca. Gak tau artinya apa. Makanya, jangan anggap remeh qur’an.

Apa yang terjadi sama tukang tambal yang mendawamkan (membaca terus) al-Waqi’ah? Dia sekarang sudah jadi pemilik swalayan, mini marketnya juga banyak. Luar biasa kan. Bayangin itu dah. Satu mini market pernah nanya gak berapa omsetnya sehari? Bisa sampai 100 (seratus) juta sehari loh! Allahuakbar!

Saya kan dateng waktu, di saat pembukaan swalayannya, saya nanya dia, paham ga Waaqi’ah itu apa? Dia jawab, ”Enggak.”

Lihat kan? Yang gak paham, gak ngerti aja Allah kasih. Allah ubah hidupnya. Asal istiqomah. Mau berproses. Mau dawamin. Jalanin rutinin. Dahsyat banget kan.

Apalagi kalau kemudian emang paham, udah ngerti, tau arti, bahkan selalu baca artinya setiap abis baca. Ini bakalan cakep banget juga!

Penjelasan lebih lanjut soal fadhilah, keutamaan dan alasan saya memilih empat surah tersebut sebenarnya sudah saya tulis di buku Amalan Yusuf Mansur: https://bit.ly/bukuamalanyusufmansur

Saya tunggu testimoni Anda semua!

Dari Tukang Tambal Ban Menjadi Pemilik Swalayan

Nanti kalau emang ada, saya tulis juga kayak kisah “Dari Tukang Tambal Ban Menjadi Pemilik Swalayan” ini.

Salam, Yusuf Mansur

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: