Daripada Nyari Ribut, Nyari Persaudaraan Aja

Hehehe. Ga bener kalo saya kesannya minta damai dan dicabut. Yang minta damai dan minta dicabut hanya yang salah. .
.
.
Saat di Bareskrim, saya juga bukan nyabut. Tapi emang ga terbukti. Tapi saya tetap bayar apa yang dituntut. Sebab komitmen saya. Membantu. Dan saya tambah membuka kesempatan lagi. Bila masih ada yang merasa dirugikan ya ke saya aja. Tapi kawan-kawan ini senangnya ke kepolisian dan media. Ini seakan menjadi bukti. Bahwa yang diinginkan adalah bukan penyelesaian. Tapi keributan. Sedang saya ga suka nyari ribut. Saya sukanya nyari duit, hehehe.
.
.
Pengacara Rahmat Siregar dan Pak Darso cs pasti baca IG saya ini. Salam hormat buat Bapak-Bapak semua. Makasih untuk semua hal. Doa terbaik untuk bapak-bapak semua. Selanjutnya, silahkan hubungi Pak Albab aja maunya gimana dengan izin Allah.
.
.
Salam, Yusuf Mansur.
.
.
Salam dan doa saya juga untuk semua wartawan dan polisi seluruh tanah air. You are all my sahabat. You are all my keluarga. Ga bakalannya saya nyalahin wartawan dan polisi. Polisi udah tugasnya nerima laporan dan menindaklanjuti. Do your job. No worries. Wartawan mah juga gimana sumber aja nulisnya. Kawan-kawan wartawan selalu berusaha minta konfirmasi ke saya. Sedang saya selalu bilang, sudahlah, jangan kita perpanjang. Dunia ini isinya udah banyak keributan. Seperti saya bilang, daripada nyari ribut, nyari persaudaraan aja. Nyari kawan aja. Yang begini ini, bukan soal takut. Tapi soal pilihan sikap. Dan soal belajar dewasa.
.
.
Dan rasanya ini postingan terakhir soalan ini. Pokoknya kalo ada masalah dengan saya, imel saya: sejutayusufmansur@gmail.com. Dan sabar dikit buat yg udah ngimel.
.
.
Bisa jadi, mereka akan melangkah lagi dan melangkah terus ke kepolisian yang lain. Ya gapapa. Saya serahkan sama Allah saja pegimana pegimananya. Kita akan dakwah terus. Kita akan bisnis terus. Kita akan bergerak terus. Sampe Allah yang menghentikan kita. Jika Allah suruh berhenti, ya berarti saya disuruh-Nya istirahat. Ya gapapa juga. Alhamdulillaah.
.
.
Untuk konfirmasi selanjutnya bagi wartawan, silahkan langsung ke bareskrim mabes polri aja. Salah kata mereka, saya terima. Betul kata mereka, ya semoga apa yang trjadi bisa nebus kesalahan dan semua dosa saya. Aib yang ga keliatan dan ga diungkap, wuah, jauh lebih besar.

You may also like...

1 Response

  1. Benar tad.. cari saudara lebih susah dari cari musuh..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

facebook like