Dawamin Qiyaamul Lail Sebelum Tidur, Bolehkah?

Ini bagian ke-3. Dan silahkan kawan-kawan mengemukakan pendapatnya. Disertai apa yang diketahui ya.

وَلَكِنْ لَايَجُوْزُ الْمُدَاوَمَةُ عَلَيْهَا وَكَذَلِكَ اَلاَّيُخَصِّصُوْا لَيْلَةً بِعَيْنِهَا بِصَلاَةٍ لِنَهْىِ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ لَاتَخُصُّوْا لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ بِصَلَاةٍ أَوْ بِقِيَامٍ وَالرَّاجِحُ عِنْدَ أَغْلَبِ الْعُلَمَاءِ اَنَّهُ يَجُوْزُ الْقِيَامُ فِى جَمَاعَةٍ فِى غَيْرِ رَمَضَانَ بِدُوْنِ اتِّفَاقٍ مُسْبَقٍ أَوْ تَعَيَّنَ لَيْلَةٍ كَمِثْلِ اَنْ يَأْتِىَ مَجْمُوْعَةٌ ثُمَّ تَقُوْلُ هَلْ نُصَلِّى هَذِهِ اللَّيْلَةَ فَيَبْدَأُوْنَ مُبَاشَرَةً اَلصَّلَاةَ لَكِنْ لاَ يَكُوْنُ الْإِجْتِمَاعُ لَهَا كُلَّ يَوْمٍ لِأَنَّ هَذَا لَيْسَ مِنْ فِعْلِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا مِنْ فِعْلِ أَصْحَابِهِ وَاللهُ أَعْلَى وَأَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Akan tetapi tidak boleh melakukannya secara kontinu, begitu juga tidak boleh mengkhususkan satu malam sendiri untuk melakukan sholat, karena ada larangan Nabi SAW akan hal itu. Nabi bersabda: janganlah kalian mengkhususkan salah satu malam jum’at untuk sholat atau qiyamullail. Dan pendapat yang rajih menurut mayoritas ulama adalah boleh melakukan qiyamullail berjamaah di selain ramadhan tanpa kesepakatan terdahulu, atau menentukan satu malam seperti sekelompok orang berkumpul kemudian mengatakan apakah kita melaksanakan sholat malam ini, mereka pun langsung memulai melakukan sholat namun jamaah ini tidak boleh dilakukan setiap hari karena ini bukan perbuatan yang dicontohkan Nabi SAW bukan pula perbuatan para sahabat. wallahu a’lam bisshawaab.

You may also like...

Leave a Reply