Dengan Tawakal Mendapatkan Beasiswa

Dengan Tawakal Mendapatkan Beasiswa

Sebuah Testimoni Lagi dari Pembaca buku “Tawakal Lagi

Kisah Nyata Oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro yang bernama Pajar Afrianto, akibat membaca buku Ustadz Yusuf Mansur dan mempraktekkan ilmunya “Tawakal Lagi”

Dia bisa mendapatkan Beasiswa walaupun nilainya pas-pasan.

Dengan Tawakal Mendapatkan Beasiswa

Begini ceritanya:

Awal cerita, dulu sewaktu saya masih kuliah di Universitas Muhammadiyah Metro Lampung, ada pengumuman tentang beasiswa. Beasiswanya itu ada dua, yaitu BKM (Bantuan Khusus Mahasiswa) dan PPA (Peningkatan Prestasi Akademik). BKM itu untuk mahasiswa yang kurang mampu dan PPA itu untuk mahasiswa yang berprestasi. Saya pengen banget bisa dapet beasiswa tersebut. Kalo yang BKM, saya gak mungkin dapet. Karena orang tua saya adalah anggota TNI AD, jadi saya pilih untuk ikut yang PPA.

Waktu itu saya beli dan baca bukunya Ustadz Yusuf, yang “Tawakal Lagi. Saya belajar dari apa yang Ustadz Yusuf ajarkan, bahwa kalo pengen sesuatu, tawakal itu jalan yang terbaik. Jadi saya terapkanlah apa yang saya pelajari dari Ustad Yusuf Mansur.

Jadi waktu itu, sebelum saya mempersiapkan berkas-berkas persyaratan beasiswa. Malemnya saya jalanin rumus tawakal yang pertama yang segitiga wisatahati. Minta agar saya bisa dapet itu beasiswa. Setelah solat, saya mempersiapkan semua persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan. Dari mulai KTM (Kartu Tanda Mahasiswa), Transkrip Nilai IPK (Indeks Prestasi Kumulatif), sertifikat kegiatan-kegiatan di kampus, dan lain sebagainya.

Paginya sewaktu saya berangkat ke kampus, saya inget lagi sama yang Ustadz Yusuf tulis. Kata beliau sebelum melakukan sesuatu, laporan terlebih dahulu sama Allah. Jadi waktu itu, sebelum sampai di kampus, saya terlebih dahulu mampir ke salah satu masjid untuk laporan ke Allah. Solat hajat dua (2) rokaat, setelah solat saya bilang ke Allah melalui doa saya, “Ya Allah, kalo memang beasiswa ini rezeki saya, maka lancarkanlah saya supaya saya bisa dapet beasiswa tersebut, namun bila tidak dapat, ya enggak apa.”

Dengan Tawakal Mendapatkan Beasiswa

Selesai solat, saya kemudian menuju ke kampus, sesampainya di sana, sewaktu saya mau mengumpulkan persyaratannya, saya kaget, Subhanallah! Ternyata yang mengajukan persyaratannya itu ternyata banyak banget, hati saya jadi mengecil, dalam hati, saya bilang, apa saya bisa dapet beasiswa tersebut? Nilai aja pas-pasan!

Setelah saya menyerahkan persyaratan tersebut, kemudian saya jalanin itu rumus tawakal yang kedua, yaitu laporan ke Allah lagi. Makanya, saya segera menuju ke masjid yang ada di kampus saya, nama masjid itu adalah Masjid Ulul Albab, lalu saya solat hajat dua (2) rokaat lagi, dan kembali berdoa, laporan pada Allah lagi, bahwa saya telah menyerahkan persyaratan beasiswa tsb, kalo memang dapet, berarti itu rezeki saya, kalo memang enggak dapet, berarti itu bukan rezeki saya

Setelah semuanya beres, saya kemudian jalanin rumus tawakal yang ketiga, yaitu ikhlas dan pasrah aktif apapun hasilnya dengan tetap terus berdoa. Selama saya menunggu pengumuman siapa saja yang mendapatkan beasiswa tersebu, saya terus berdoa,berdoa, dan berdoa, dan akhirnya, sewaktu pengumuman, Alhamdulillah ternyata saya merupakan salah satu dari beberapa ratus mahasiswa yang mendapatkan beasiswa tersebut, dan yang bikin saya terkejut, nama saya ada di urutan terbawah di antara mahasiswa-mahasiswa yang lain, haha, Masya Allah Subhanallah!

Ini mukjizat yang pernah saya alami selama saya hanya bertawakal kepada Allah SWT (Q.S Az-Zumar ayat 38), masih banyak lagi sebenernya, insya Allah lain kali saya tulis lagi testimoni-testimoni yang lain, dan semoga, apa yang saya tulis bisa bermanfaat untuk semua, dan saya mohon doanya, agar saya bisa berangkat ke tanah suci untuk haji ataupun umroh, saya sudah rindu untuk pergi kesana, untuk sholat dan bersujud menangis di hadapan Ka’bah.

***

Testimoni lain yang juga perlu banget kawan-kawan baca:

  1. http://yusufmansur.com/dapat-kerja-dan-lunas-hutang-dengan-wasilah-ini/
  2. http://yusufmansur.com/sedekah-pasti-berbuah-kadang-langsung/
  3. http://yusufmansur.com/dari-tukang-tambal-ban-menjadi-pemilik-swalayan/

    Admin Buku Yusuf Mansur: Buku Tawakal Lagihttps://bit.ly/tawakallagiustadzyusufmansur

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: