Yusuf Mansur

Don’t Lupa

 

 

Hehehe, saya senyum sendiri baca postingan kawan-kawan pengelola Para Agen Buku Yusuf Mansur.

Mereka ngupload gambar di Instagram, promo buku yang judulnya: Suflish. YusufEnglish. Bukan Joni English, hehehe.

Saya jadi inget perjuangan membuat Indonesia bahkan bukan hanya sekedar setara. Tapi juga unggul.

Dimulai dari soal komunikasi. Memperkenalkan sedikit demi sedikit bahasa Indonesia ke luar, sambil belajar bahasa luar.

Maka saya suka menyampaikan tentang “kesetaraan” dan “keunggulan” dengan guyonan. Dengan cair dan ceria.

Maka jadilah “good morning” menjadi “selamat morning”.

Postingan kawan-kawan di Agen Buku Yusuf Mansur (BYM), mengingatkan saya. Bahwa jangan juga bilang: “Good Pagi”. Kenapa?

Sebab kita musti di depan. Musti lebih unggul dari bangsa, negara, dan bahasa lain.

Loh, kenapa ga sekalian aja selamat pagi?

Lah, kita kan warga dunia juga. Bersahabat lah.

Tapi jangan good morning. Itu sama aja menyerahkan semua kehormatan, harga diri, kemuliaan, di bawah harga asing.

Makasih buat Agen Buku Yusuf Mansur. Semoga ada agen-agen yang bagus-bagus, loyal, disiplin, bersemangat, dalam memasarkan buku dan isinya, ke seantero buminya Allah.

TheSelesai.

(The End, hehehe).

Exit mobile version