Dzikir Pagi Petang Sebagai Bekal Menjalani Hari

Dzikir Pagi Petang Sebagai Bekal Menjalani Hari

Susunan dzikir pagi dan juga dzikir petang ini sebenarnya bebas. Boleh dibolak-balik kalau memang kita tidak hafal susunannya. Yang penting kita jangan lepas dari dzikir pagi dan dzikir petang,karena kita diperintahkan oleh Allah SWT untuk senantiasa berlindung kepada-Nya.

”Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (QS Al-A’raaf: 205)

Supaya kita tidak termasuk ke dalam golongan orang-orang yang lalai, maka, kita sebut nama Allah. Kita berdzikir dengan doa, dengan dzikir-dzikir dari Al-Qur’an, hadis dan wirid-wirid dengan merendahkan hati kita dan diri kita di hadapan Allah dengan penuh rasa takut.

Dengan kita mendisiplinkan dzikir pagi dan petang, sesungguhnya kita berada di dalam siklus orang-orang yang tidak lalai karena kita senantiasa mengingat Allah. Begitu datang pagi, kita berdzikir. Datang sore, kita juga berdzikir.

Berikut dzikir pertama dari susunan dzikir pagi petang yang saya susun:

https://www.youtube.com/watch?v=X1Cz0Zl51BI

Dua dzikir lainnya:

Dzikir Pagi Petang Sebagai Bekal Menjalani Hari
bit.ly/bukudzikiryusufmansur

Itu tiga dari 40 dzikir yang saya tulis di buku bit.ly/bukudzikiryusufmansur

Buku dzikir ini saya susun dengan niatan bisa menjadi sarana kita semua untuk membiasakan diri berdoa sekaligus mendoakan yang lain.

Oleh karena itu, dalam beberapa dzikir yang bukan termasuk ayat Qur’an, saya menggunakan dhamir atau kata ganti ’saya’ dan ’kami’. Sebagai contoh, Allahumma ajirnii minan naar, yang menggunakan kata ganti ’Saya’, kemudian, saya lebih suka memakai Allahumma ajirnaaminan naar, yang menggunakan kata ganti ’kami’.

Sebenarnya saya memang lebih senang pake ”ajirnaa” yang memakai dhamir nahnu, bukan ”ajirnii” Kita bayangkan keluarga kita semuanya. Termasuk saya bilang, keluarga kita, keluarga muslimin-muslimat seluruh Indonesia, seluruh dunia. ”Ajirnaa”-nya buat rame-rame.

Dzikir Pagi Petang Sebagai Bekal Menjalani Hari

Silakan yah, amalkan, apa yang ada di web ini, dan apa yang ada dalam buku tersebut.

Salam, Yusuf Mansur

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: