Evaluasi Buat Suami

suami

Suami istri

Oleh: Bendri Jaisyurrahman

Mari bayangkan situasi ini. Suami baru pulang kerja dalam kondisi lelah. Masih menggerutu akibat macet di jalan yang kian tambah parah. Belum lagi, terbayang ultimatum dari atasan akan adanya pengurangan karyawan di perusahaan. Ditambah dengan kejadian kena tilang gara-gara ‘menjomblo’ sendirian dalam mobil ketika melintasi area three in one. Plus perut yang udah kayak ban motor. Seharian isinya angin doang, hehe..

Masih belum dramatik ya? Ok. Kita tambah. Pas di lampu merah dicolek bencong yang dandanannya bikin hilang nafsu makan. Diperparah lagi dengan isi dompet yang jika memandangnya seperti melihat batu nisan kekasih yang tiada. Bercucuran air mata menatapnya. Kebayang kan suasana tragisnya?

Baca selanjutnya.

You may also like...

16 Responses

  1. Mahmud says:

    Hahaaaaa……..bisa aja nih ustd. judulnya “EVALUASI BUAT SUAMI”, tp isinya kebanyakannya “EVALUASI BUAT ISTRI” deh, tp bagus ustd, klo judulnya ditulis EVALUASI BUAT ISTRI, biasanya para istri gkmw baca artikelnya.

  2. Mahmud says:

    judul yg cocok kayanya evaluasi buat istri deh ustd, Heheheee……tp gpp deh, biar para istri pada baca,

  3. Aulia Dwi Fitriani says:

    benar2 tulisan yang agak menohok bagi seorang istri, walaupun saya masih belum menjadi seorang istri. namun bisa menjadi pembelajaran bagi saya kelak. dan benar saja, dari judulnya bisa “mengecoh” kaum hawa untuk melihatnya..hehe

  4. Tulisan ini betul2 jadi bahan instropeksi buat saya.. Sempat terkecoh dengan judulnya. Hehe… Terima kasih Ustadz, bermanfaat sekali tulisanya. Saya ijin share, ya…

  5. Aritika Widiastuti says:

    InsyaAllah jadi modal ilmu untuk nanti saya berumah tangga.. Makasih ust.. lanjut gan..hihihihi

  6. nova says:

    Suka, mudah2an bisa menjadi istri yg sholeha

  7. sasa says:

    Kenapa sih perempuan mulu kudu ngalah ? Capek dehhhh

  8. lia christiani says:

    Ust sy sampai terkoceh sy kira bnran buat evaluasi seorang suami namun ternyata isinya buat istri namun dr situ sy mengambil hikmatnya bagaimana kita yg sehrsnya menyampaikan keinginan kita tnp memberatkan suami kita

  9. sintia says:

    Ya Allah …..
    Makasih ustad, saya harus banyak evaluasi diri bagaimana komunikasi sama suami. Terimakasih banyak ustad. Doakan saya jadi istri yang keren dan kece yaaa, stad. Yang disayang suami. Terimakasih banyak ustad.

  10. pas dan sangat mengena di hati..
    Makasih ustadz atas sharingnya 🙂

  11. Nice sharing ustadz. Doakan saya jadi istri yg shalehah. Aamiin

  12. warsan santris says:

    Sebaiknya,.. Introspeksi diri masing2,..baik suami maupun istri jikalau ada masalah,..ingatlah bahwa suami adalah pimpinan dalam rumah tangga, istri sebaiknya mengingat kan suami,..jangan kita terlalu dini menilai setiap masalah yg ada,..ingatlah bahwa syaitan selalu menggoda manusia,..karna syaitan tidak nampak tetapi sifatnya sering nampak di setiap perilaku manusia,..wassalaam

  13. aang says:

    tp klu suami dr awal pernikahan tidak bekerja, kita wanita sudah sabr dicari2kan modal tp gk bangkit2 lg, trs suami jg tidak pernh mau belajar untuk jd imam karena sebelumnya dia muallaf tp smpai skrg tidk mau belajar agama islam. dan yg paling bikin ngiris ketika suami menyuruh melepas jilbab istri karena katanya sumuk/gerah liat istri berjilbab.
    bagaimana solusinya ustad mohon pencerahan

  14. joni says:

    saran buat pengelola websitenya, tolong artikelnya ditampilkan full 1 halaman saja, karena tidak nyaman bagi pembaca untuk membaca artikel yang dipecah menjadi banyak halaman hanya untuk mencari jumlah pageview saja, apalagi jika membacanya dari handphone, kan sharing artikel tujuannya untuk kebaikan jadi sebaiknya cara menampilkannya juga yang baik dan nyaman bagi pembacanya 🙂

  15. yuliani says:

    Assalamualaikum Wr. Wb

    Bismilahirohmanirohim
    ..
    Apa Sih PAYTREN, Gimana Sih Cara Kerjanya,
    Aku kalau Sudah Ikut Bisa Ngga ya Merektrut
    Orang, bisa Ngga ya Dapat Bonus, Tertipu Ngga
    ya ???
    Masih Banyak Pertanyaan-Pertanyaan yang ada
    dikepala kita PASTInya….
    Menurut Hemat Saya :
    1. Jangan BINGUNG… NIATKAN Saja Bergabung
    di PAYTREN ini Untuk Sedekah, Sesuai dengan
    Motivasi Sang Pemilik, Ustadz Yusuf Mansur yang
    terkenal dengan PROGRAM SEDEKAHNYA…, apa
    yang kita jalankan adalah Mensupport Niat Beliau
    Untuk Membangun Sebanyak Mungkin Pesantren
    Bagi Anak2 Penghapal Al-Qur’an
    2. Keuntungan Langsung kita Apa Dong ?? Kita
    Dapat Menggunakan Aplikasi PAYTREN Untuk
    kemudahan Transaksi-transaksi Keperluan Pribadi
    kita, Isi Pulsa HP (All Operator), Bayar Tagihan
    Listrik (Pasca Bayar), Beli Token Listrik, Bayar
    Tagihan PDAM, Telepon, Speedy, Indovision, Auora
    TV, Kartu Hallo, Bayar Cicilan Kredit Kendaraan :
    FIF, BAF, MAF, MCF, WOM, Pembelian Ticket
    Pesawat, Ticket Kereta Api, dsb. Transaksi ini kita
    Dapat Casback
    3. Bila Nantinya kita Dapat membentuk Jaringan
    dengan Mampu mengajak orang Untuk bergabung
    sekaligus Banyak mendapatkan BONUS itu Berarti
    ALLAH Ridho dengan Niat Kita…. Ayoo
    Kembalikan Bahwa Semua ini Milik ALLAH, Kita
    hanya berproses untuk menjadi lebih Baik dengan
    Berusaha dan Berdo’a….. SEMANGAT UNTUK
    SEMUA

    Info pendaftaran
    http://leadertreni.net/yuliani

    WA/Line:+85295415037
    Bb:5931ACC8

Leave a Reply to sasa Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

facebook like