Fashion Show Adat Betawi Ala Paytren Academy

JAKARTA, 30 Juni 2019 – Globalisasi membawa dua dampak bagi kehidupan sosial budaya masyarakat. Secara garis besar, globalisasi banyak mengubah pola pikir masyarakat yang tadinya tradisional dan akhirnya berkembang menuju modern. Globalisasi juga mengubah pola kehidupan masyarakat, salah satunya menuntun masyarakat jadi mengenal banyak budaya dari negara-negara di luar.

Akan tetapi, masuknya budaya luar pun harus menjadi perhatian Saat ini kebanyakan anak-anak muda mulai tidak mengenal budaya asli Indonesia. Hal ini sangat disayangkan, karena di dalam kebudayaan lokal, terkandung banyak makna dan nilai yang bisa di pelajari. Untuk itu, Paytren Academy sebagai salah satu platform pembelajaran online di indonesia menyelenggarakan lomba fashion show pakaian adat jakarta  dalam  rangka menyambut HUT DKI Jakarta yang ke 492 yang digelar pada akhir Juni 2019.  Bertempat  Pluit Village Jalan Pluit Indah ,Penjaringan, Jakarta.

 

Angel, ketua penyelenggara acara mengatakan,” Derasnya arus budaya global ke Indonesia telah memberikan pengaruh negatif buat eksistensi budaya nasional. Untuk mengantisipasinya perlu adanya sebuah acara yang tepat supaya budaya nasional tidak tergerus nilai-nilainya di tengah masyarakat. Budaya nasional belum jelas bentuknya dan derasnya arus pengaruh budaya internasional yang umumnya budaya Barat, tidak sepenuhnya bersifat positif.saat ini Indonesia seperti beradalam dalam kegalauan budaya. Kegalauan ini terjadi karena tidak adanya keseimbangan kemampuan masyarakat dalam memilah dan memilih unsur-unsur kebudayaan yang akan diinternalisasikan dalam kehidupannya”

 

Tema yang diusung dalam gelaran  kali ini adalah “Bangga Budaye Kite“.  Lebih lanjut Angel menjelaskan kenapa memlilih tema “Bangga Budaye Kite“ diharapkan anak-anak sejak usia dini memiliki kebanggan akan budaya sendiri ditengah gempuran budaya budaya yang luar yang  dan arus negatif globalisasi .serta meningkatkan kepercayaan diri.

 

Peserta dalam lomba kali ini dibagi dalam dua kategori yaitu kategori A untuk anak usia 4-9 tahun dan kategori B untuk anak usai 10-15 tahun dengan  menggunakan pakaian adat jakarta untuk lomba  kali ini langsung dinilai oleh 3 orang Juri. 1 perwakilan dari Paytren Academy yaitu Tya Hatta selaku Advisor dari Paytren Academy, 1 perwakilan dari Thripro Event Organizer yaitu Queen Nathalie sebagai CEO dari Thripro Event Organizer dan 1 juri lagi yaitu Bella Miranda Monalisa sebagai Youtuber. Lomba ini diikuti oleh lebih dari 60 peserta yang datang dari berbagai daerah di Jakarta dan sekitarnya . Seluruh peserta berusaha maksimal untuk memukau penonton dan juri.  Para pemenang memperoleh Uang Tunai, dengan total nilai sejumlah Rp 4.000.000, Piala,Certificate of Attendance, dan Voucher Belanja.

Tentang Paytren Academy

 

PayTren Academy adalah fasilitas dari PayTren untuk dimanfaatkan seluruh mitra paytren dan non member paytren. Inisiatif Ustadz Yusuf Mansur dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas keilmuan, keterampilan & pengembangan diri dengan lebih mudah, murah, serta dapat diakses kapanpun dan di manapun.

 

Visi dan misi Paytren academy sendiri  sejalan dengan pembukaan uud 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa karena mencerdaskan kehidupan bangsa mempunyai makna yang mendasar. cerdas itu berarti memiliki ilmu yang dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan nyata. Cerdas bermakna kreatif dan inovatif. Cerdas berarti siap mengaplikasikan ilmunya untuk dirinya dan lingkungan yang di hadapi sebab pada hakikatnya belajar itu adalah kebutuhan  setiap manusia ,baik sebuah individu,sebagai sebuah bangsa maupun sebagai ras manusia.

 

 

Paytren Academy menjadi salah satu pembelajaran online yang cukup diminati di indonesia dengan total lebih dari 100.000 downloader  di platfom playstore dengan pengguna aktif setiap minggu nya sebanyak 13.419 dan pertumbuhan rata rata pengguna baru sebesar 7.700 setiap minggu nya.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

facebook like