Gagal Mendapatkan Yang Besar

9

 

Seringkali terjadi, gara-gara yang kecil, yang besar hilang.

Endang (34), staff administrasi dan keuangan PT. Maju Bersama, perusahaan garmen, memutuskan berhenti. Ia bosan dengan status dan penghasilannya sebagai karyawan. Bisnis. Ini adalah tujuan utamanya sekarang. Kebetulan, kesempatan dan celah ia dapatkan.

Sementara itu, Endang punya kawan SMU yang sekarang menjadi karyawan koperasi sebuah perusahaan tambang emas di Bogor. Lewat bantuan temannya itu, Endang diarahkan untuk menjadi mitra koperasi untuk pengadaan barang-barang untuk keperluan kantornya.

Nilai transaksi bulanannya cukup menggiurkan. Kantor tersebut dengan ribuan karyawannya perlu pengadaan barang-barang kantor tidak kurang dari 200-300-an juta per bulan. “Ini kan sebuah kesempatan,” pikirnya.

Urusan modal pertamanya, ia dapatkan dari relasi kawannya. Endang diperkenalkan kawannya itu sebagai yang punya proyek, yang punya ide, kepada salah satu rekanan bisnis di bilangan Senen.

Lengkap keyakinan Endang untuk berhenti. Setelah dia pikir-pikir lebih masak lagi, ia memutuskan untuk mengajukan permohonan berhenti. Katanya, “Saya kepengen lebih fokus. Siapa tahu jalan saya memang di sini.”

Karena Endang berhenti atas kemauannya sendiri, dia tidak dapat pesangon. Endang paham aturan ini, tapi ia tetap sewot, karena tidak ada tanda terima kasih bosnya.

Ia merasa kerja selama tujuh tahun seperti tidak dihargai. Karena sewotnya, Endang berencana akan ngakalin kantornya itu lewat pajak. Harapan dia akan beroleh keuntungan. “Hitung-hitung pesangon,” kata Endang.

Beruntung Endang dikaruniai istri yang salehah. Istrinya ini mengingatkan, bahwa kalau dia jalani rencananya berarti dia sudah melakukan penipuan. “Dan Allah tidak suka dengan tipu daya Mas,” kata istrinya. Itupun juga menandakan kebusukan hati.

Istrinya juga mengingatkan bahwa dia kan sedang dalam rencana bisnis yang lebih besar daripada angka penipuan lewat pajak. Andai jadi penipuan itu, boleh jadi bisnisnya bisa gagal.

Belakangan Endang tidak jadi ngegetok kantor lamanya. Ia memilih bersabar dan menerima semua kejadian sebagai tahapan yang memang harus dilaluinya.

Pembaca, banyak hal yang bisa merusak masa depan kita. Salah satunya adalah sebab kita memperturutkan hawa nafsu dan tidak sabar dalam menggapai keinginan. Nampaknya kita harus senantiasa belajar mengendalikan nafsu.

Jangan tergoda hal kecil, bila mempunyai tujuan yang besar.

Mungkin Anda juga menyukai

10 Respon

  1. silvia berkata:

    wah.. usefull enough for me… Jazakallah..

  2. abdul20041 berkata:

    Astaghfirullah…..
    betapa sering kita menyepelekan hal semacam ini….
    Terima Kasih Ustadz atas nasihat berharga ini….

  3. yayuk berkata:

    اَلْحَمْدُلِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ,bisa sebagai pengingat buat kita.

  4. dewi yana berkata:

    Semoga kita smua bisa hidup qonaah dan jadi hamba yang selalu sabar dan syukur, terhadap semua keinginan2 kita dan persoalan hidup sehari, juga yg terkait dgn urusan rezeki, aamiin. Rezeki yang sedikit, tapi jika disyukuri, dan dicukup2i, maka akan cukup, kadang kita banyak keinginan2 yg tidak selaras dengan kemampuan/penghasilan, hal ini yang akan membuat hati dan hidup kita jadi gak tenang, qonaah, sabar dan syukur adalah jalan keluarnya.

    Rasulullah saw bersabda “Sesungguhnya Allah SWT menguji hambanya dengan rezeki yang diberikan Allah kepadanya. Kalau dia ridha dengan bagian yang diterimanya, maka Allah akan memberkahinya dan meluaskan pemberian-Nya. Kalau dia tidak ridha dengan pemberian-Nya, maka Allah tidak akan memberinya berkah.” (HR. Ahmad)

  5. dewi yana berkata:

    Kak, sabar dan tawakal dlm meraih keinginan yg besar, sangat pentinh, krn kalo tdk sabar, godaan2 disekeliling kita bisa membutakan mata hati kita dlm usaha mencapai tujuan besar kita. Sabar, tekun dijalan Allah, qonaah & tawakal, walau kadang perlahan jalannya, tapi akan membawa kita smp pada tujuan/keinginan kita dgn penuh keberkahan krn diridhoi Allah.

  6. prima berkata:

    Astaghfirullah..saya banget nih tadz..cuman ga ada yg ingetin saya..hingga akhirnya kjadian nipu kantor..trus hilang pula kesempatan meraih yg gede..hgga skrg msh luntang-lantung tanpa penghasilan..mencoba mencari kerja n peluang bisnis pun serreet..bgaimana cara bersihinnya ya tadz?

  7. umu lailatul mukarromah berkata:

    Itulah tadz,kadang hal kecil yang bs merusak hal yg bsr,jarang disadari

  8. suparmi berkata:

    Aamiin…
    Assalamu’alaikum saudara ku,

    Paytren itu bisa dipake buat Pemakaian Pribadi (isi pulsa utk sendiri dan orang rumah, bayar2 tagihan,dll)

    Bisa juga dipake buat mengembangkan bisnisnya dgn potensi income ratusan ribu sampai jutaan per hari..
    (referensikan paytren ke teman kerabat kita)

    atau bisa juga dua2nya dijalanin. utk pribadi sambil kembangin bisnisnya..

    Enak bgt deh jalanin Paytreenn.
    Ga perlu repot2 stok barang, gx da tutup poin, dll. bahkan sebetulnya kita bs Berbisnis sekaligus mencari ilmu..

    Ayoooo gabung PAYTREN..
    Info pendaftaran:
    http://www.leadersuksespaytren.com/VP29121
    WA/SMS : 08562882676

    Pesen ustadz YUSUF MANSUR:
    “Gabung aj dulu insyaAllah tau manfaat nya”

  9. tarto berkata:

    Assalamu allaikum
    Mau berbisnis sambil bersedekah?
    Ayo gabung saja di PayTren Ustad Yusuf Mansur.
    Inshaa Allah berkah.
    Info klik http://leadertreni.net/anita
    Wa.085777441410
    Hp.085777441410
    Bb.5972eee2

  10. deni sutisna berkata:

    assalamualaikum….
    paytren adalah sebuah apl yang di dalam nya banyak manpaat nya. plsa/token listrik anda habis uda ga usah kluar rumah. mau bayar bpjs pdam PLN prabayar dll / cicilan motor / mobil. bli tiket pesawat / kreta api uda simpel tinggal klik di hp anda urusan sudah beres… anda tertarik untuk memakai nya klik http://bestpaytren.com/denis90
    bisa hubungi di
    WA : 085693025519
    BBM : 5F93C4E8
    semoga bermanpaat…

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: