Gimana Biar Hidup Penuh dengan Jaminan Allah?

 

Yusuf Mansur

 

Tentu kita ingin sekali hidup dalam Jaminan Allah. Kalau udah dijamin, apalagi yang menjamin itu Allah, kebayang ga gimana tenangnya hidup kita? Digaransi sama perusahaan asuransi aja kita udah “merasa tenang”, gimana kalau yang menjamin hidup kita Penguasa dari Segala Penguasa?

Perbaiki tauhid dan istiqomah adalah kunci meraih jaminan Allah. Tuhan kita, cukuplah Allah, jangan duit, mobil, kerjaan, perusahaan, jangan. Kalau butuh apa-apa, jangan ke manusia datengnya. Ke Allah. Setelah itu, jadikan sikap ini mengistiqomah dalam hidup kita. Terussss kita jaga hingga ajal menjemput.

Ilmu Jaminan Allah insyaaAllah akan dibahas lebih dalam dan lebih lanjut dalam Coaching Camp “Meraih Jaminan Allah”. InsyaaAllah, kita nginep tiga hari dua malam, supaya belajarnya lebih mantep, ilmunya lebih meresap. Kapan? Tanggal 12–14 Juni 2015 di Kinasih Resort, Depok.

Yang mau ikut langsung aja daftar di 0822-11-222-123. Ajak juga teman, sahabat, saudara, keluarga, semua deh, biar belajarnya bisa bareng-bareng, pahamnya bareng-bareng. Tersedia harga spesial juga buat yang ngajak temen/keluarganya ikut. Oke, ditunggu, ya…

You may also like...

4 Responses

  1. Mochammad Arief SW says:

    Assalamu’alaykum wr. wb.
    Ustadz Yusuf Mansyur yg saya hormati dan saya cintai. Apakah benar pasti dijamin oleh Allah SWT, meskipun kita hanya melaksanakan 4 Rukun Islam (kedua, ketiga, keempat dan kelima)? Bukankah Allah memerintahkan org mukmin utk berislam scr totalitas (Al-Baqaroh : 208). Mengapa hanya org non muslim saja yg wajib berikrar/berjanji/bersyahadah ketika akan menjadi mualaf? Sedangkan kita yg terlanjur lahir dr keluarga Islam tdk pernah melakukan hal itu. Dan hal ini tdk pernah diajarkan dan disebarkan oleh umat muslim dimanapun. Bukankah Islam Din yg komprehensif, terstruktur, tumaninah (tertib) dan sistematis? Islam mmg Din yg sempurna ajarannya, tp kalau ummatnya tdk taat azaz thd KitabNya, bgm bisa disebut kaaffah? Mohon penjelasannya. Terima kasih Ustadz, semoga Ustadz diberi kesehatan hati, fikiran dan fisik agar selalu dapat terus menyebarkan Risalah Allah SWT, sebagaimana telah dicontohkan oleh Rasululloh SAW, aamiin yarobbal’alamin. Maaf jika ada kata2 yg salah atau kurang berkenan di hati Ustadz.
    Wassalamu’alaykum wr. wb.

  2. Assalamualaikum ustadz
    Sesuai dengan yang selalu ustadz ajarkan, yaitu Allah dulu, Allah lagi, Allah terus.
    Kunci hidup tenang dan bahagia hanya itu, dan alhamdulillah selalu saya amalkan di setiap kesempatan.
    Jazzakallah ustadz…

  3. Alvin says:

    Rukun yang kelima ada terusan bagi yang mampu, kita pasrahin semuanya adalah kehendak dia Allah azzawajalah knpa se mualaf bersyahadat karna dia g perna ngucap,beda dgn kita org muslim,Stiap sholat kita sebutin kalimat shahadat di setiap tahiyat awal dan akhir,itu kalimat syahadat yang kita ucapin !!. klo kita faham shahadat itu apa?, ga akan kita nanya lagi apa,kenapa,dan siapa karna cuma Allah S.W.T tujuan kita . jangan kaya “burung”bsa ngomong tapi ga tau makna dan artinya, sebenaranya Allah itu ga butuh kita, tapi kita yang butuh Allah buat mendapatkan perhatiannya,kasih sayangnya,cinta kasihnya(keRedoannya)… “allahu ya’alam”

  4. Yuniar Dhidhiens says:

    Ustad saya butuh bantuan ingin knsultasi lgsung sya bsa hub ustad bgaimna
    Trima ksi
    Wasalam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

facebook like