Yusuf Mansur

Hari Sedekah Nasional: Mari Sedekah Omzet!

 

 

Dalam Kajian Islam Bulanan Istiqlal Minggu pagi (26/04) Ustadz Yusuf Mansur mengutarakan bahwa sedekah yang punya tantangan iman akan lebih besar pahalanya, lebih besar balasannya daripada sedekah yang biasa aja. Salah satu tantangan sedekah yang besar bagi para pengusaha adalah menyedekahkan omzet.

Omzet adalah hal yang sangat “dicintai” oleh para pengusaha. Mereka berlomba-lomba untuk meningkatkan omzet dari hari ke hari. Namun, Ustadz Yusuf Mansur dalam peringatan Hari Sedekah Nasional yang jatuh pada 27 April justru mengajak jamaah—terlebih mereka yang punya usaha—untuk menyedekahkan omzetnya di tanggal 27 April 2015.

Hadir dalam acara tersebut pemilik Waroeng Group, Jody Broto Suseno. Mas Jody—sapaan akrabnya—menceritakan secara singkat awal pertama munculnya gerakan Sedekah Nasional. Sedekah Nasional tahun 2015 ini adalah Sedekah Nasional yang ke- 5, tapi bagi Waroeng Steak & Shake ini tahun yang ke- 6. Gerakan ini berawal dari inisiatifnya menyedekahkan keuntungan penjualan Waroeng Steak & Shake. Ia juga turut mengajak para pelanggan untuk bersedekah dengan cara tidak mengambil uang kembalian—dengan maksud untuk disedekahkan.

Mas Jody tidak hanya bergerak sendiri. Ia mengajak Mas Mono, pemilik Ayam Bakar Mas Mono untuk menyedekahkan omset dari masing-masing usahanya. Tak hanya itu, pada tahun berikutnya PPPA Daarul Qur’an dan Ustadz Yusuf Mansur turut bergabung dan berinisiatif untuk membuat gerakan ini menjadi lebih besar. Lahirlah ide untuk mengajak semua pengusaha di Indonesia untuk ikut gerakan Sedekah Nasional yang jatuh pada tanggal 27 April di setiap tahunnya.

Turut pula hadir dalam acara tersebut Imam Besar Masjid New York, Ustadz Syamsi Ali.

Exit mobile version