Ikhtiar adalah Ikhtiar, Bukan Tuhan

Yusuf Mansur

Kita sangat wajib berikhtiar. Semua nabi dan rasul diperintahkan Allah untuk bekerja, berdagang, dan ga boleh menerima sedekah serta zakat–kecuali menyalurkan.

Tp dalam berikhtiar, kita wajib juga mengingat-Nya. Mengingat apa yang menjadi kewajiban-kewajiban kita pada-Nya dan apa-apa yang disukai-Nya (sunnah).

Dan ikhtiar adalah ikhtiar. Bukan Tuhan. Ikhtiar ga wajib berhasil. Ga kudu harus berhasil. Jangan bergantung sama ikhtiar. Sama Allah aja.

Buat orang beriman, ikhtiar adalah ibadah, akhlak, adab. Bukan Tuhan. Ga bisa dan ga boleh bergantung sama hasil ikhtiar. Tawakkal ‘alallaah setelahnya

Salam hormat buat kawan-kawan semua. Jangan kuatir dengan segala masalah dan kesulitan. Kuatirlah kita, jika tetap ga kenal Allah setelah diingatkan-Nya.

You may also like...

4 Responses

  1. Ayip says:

    DO’A, IKHTIAR, TAWAKAL
    Jika menginginkan sesuatu kemudian kita meminta, memohon, berharap kepada Yang Maha Kuasa, itu disebut DO’A.
    Seiring dengan do’a, kita berusaha. Misalnya kita bekerja, berjualan, atau menawarkan jasa untuk mendapatkan uang, kita berlari utk memenangkan perlombaan, kita giat belajar untuk mendapatkan kelulusan dengan nilai yg baik, kita menabung untuk membeli mobil / rumah, kita berpuasa / bersedekah / sholat dhuha / tahajud dsb.untuk mendapatkan ampunan dan rahmatnya, dsb… Itulah yg disebut IKHTIAR
    Sambil berikhtiar, kita serahkan segala urusan dan bagaimana hasilnya nanti kepada Allah SWT. Karena Dia lebih tahu yg terbaik buat hamba-Nya, dan rencananya maha sempurna. Dan itulah yang disebut TAWAKKAL.
    “…sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.” (QS. Ali Imran [3]; 159)
    “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (QS Al Baqoroh : 216).

     Ketiganya tak boleh dipisah, hehe..
    Tanpa DO’A kita adalah termasuk orang yg sombong, seolah ga butuh Allah, padahal bukan Allah yg butuh kita.. tapi kita yg butuh Allah. “Berdoalah kamu kepada-Ku niscaya Ku kabulkan doamu itu’! Orang-orang yang menyombongkan diri  hingga tak hendak beribadah kepada-Ku sungguh mereka itu akan masuk neraka dalam keadaan hina dina!” (Q.S.Al-Mukmin: 60).
    Tanpa IKHTIAR kita adalah termasuk orang yg pemalas, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”.( QS. Ar-Ra’du 11 ).
    Tanpa TAWAKAL kita akan masuk dalam golongan orang yg songong nii.. hehe. Karena Rasulullah Saw mengajarkan doa ketika hendak menyerahkan segala urusan (bertawakkal) kepada Allah Swt: “Dengan Allah Swt, aku serahkan semuanya kepada Allah Swt karena tiada daya dan upaya kecuali atas pertolongan-Nya.”
    Kadang ada pertanyaan, “Lha bro, kan sebelum kita dilahirkan takdir kita kan sudah dituliskan, rejeki, jodoh, dan mati..?
    Setuju..!!
    “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah Pelindung kami, dan hanyalah kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.” (At-Taubah:51)
    “Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji” (Qs. Ali Imran: 9)
    Kalau semuanya telah ditentukan,  apalah artinya kita ikhtiar?
    Karena ikhtiar bukanlah untuk menentukan/mengurus takdir, tapi ikhtiar untuk Allah semata (sebagai amal ibadah, ikhlas, sebagai wujud ketaatan dan kecintaan pada Allah)
    Yang dituntut oleh Allah dari kita adalah upaya, ikhtiar dan niat baik. Jodoh tetap Allah yang menentukan. Jadi soal jodoh, rezeki dan takdir kita tidak berhak mengurusnya, tapi kita hanya diperintahkan untuk berusaha. Dengan upaya yang benar dan niat yang bersih itulah, kita akan diberi pahala. Hasilnya, Allah yang menentukan.
    “Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lohmahfuz)”.(Al-An’am-59)
    Bagaimana jika kita sudah ditakdirkan hidup miskin sampai mati? Percuma dong kita mati2an cari duit ?
    Jika Allah berkehendak merubah takdir seseorang, sangat mudah bagi Allah, tinggal “Kun fayakun!”.. dan itu urusan Allah.
    “DihapuskanNya mana yang dikehendakiNya, dan ditetapkanNya mana yang dikehendakiNya, sebab di tanganNyalah terpegang Induk Kitab (Lauh Mahfuzh) itu.” (QS ar-Ra’du [13]: 39)
    OK lah Allah menuruti apa yg kita inginkan, tapi cara yg kita tempuh apakah dengan ridho Allah SWT? Apakah berkah? Apakah halal?
    Jika jodoh telah ditetapkan, buat apa kita repot2 mencari?
    Jangan menyesal jika kita mendapatkan jodoh yg tak sesuai keinginan kita! Sbb kita sendiri yg memilih.. maksudnya?
    Jika kita berkutat di tempat maksiat, diskotik, dsb. Maka jodoh Allah akan mengirimkan jodoh kita ke sana. Tapi jika kita berikhtiar di tempat2 majlis ta’lim, pengajian2.. maka jodoh kita tidak jauh dari situ.. wallahu a’lam bishshowab.
    Jadi kesimpulannya apapun ketentuan Allah, kita yg menentukan jalan mana yg kita tempuh. Dan sebaiknya kita pilih jalan yg diridhoi Allah sajalah! Toh di dunia ini kita hanya sebentar. Yg abadi di akhirat kelak. Tapi jangan lupa, di dunia yg sebentar inilah kita menentukan di mana kelak kita akan kekal ?!
    Semoga setiap detik, setiap moment yg kita lewati tak lepas dari ibadah yg akan membawa kita ke syurga firdaus.
    Aamiin.

  2. Info Paytren
    http://www.satrio1921.paytreni.com
    Satrio Wibowo / TN0019578
    Bekasi

    Paytren with UYM bisnis penuh berkah !!!

  3. Bisnis micropayment cerdas. Bisnis dunia dan akhirat Besutan Ustadz Yusuf Mansur
    HP/WA: 085749537006
    BBM: 7E8AD9DA SALAM SUKSES BERJAMAAH
    http://www.infopaytren.com/wahyuhidayat

  4. mochamad andri says:

    yang mau disupport usahanya silahkan sms sy di 081286080850,,,diutamakan daerah jakarta utara agar mudah bolak baliknya,,,,diutamakan punya usaha yah,,,,terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

facebook like