Impian yang Menjadi Kenyataan Karena Keyakinan

InsyaAllah, ga ada kata ga mungkin dan ga ada kata mustahil. Apa pun kondisinya dan seperti apa pun keadaannya, ga peduli. Impian akan menjadi kenyataan. Impian yang menjadi kenyataan karena keyakinan.

Impian yang Menjadi Kenyataan
Tentang Hari Arafah Salah Satu Hari Teragung

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah. Ini adalah pembahasan juga pembelajaran yang saya senangi; tentang impian, tentang percaya, juga tentang perjalanannya.

Menyenangkan sekali bisa berbagi dan memotivasi Kawan-Kawan semua, serta Saudara-Saudara semua, bahwa impian itu bekerja sangat simple, yakni dengan Izin-Nya, dengan Kekuasaan-Nya, dan dengan Kebesaran-Nya. Impiin saja, dan percaya, maka semua akan dibawa kepada apa yang diimpikan.

Tentu saja sekali lagi, dengan Izin-Nya, dengan Kekuasaan-Nya, dan dengan Kekuatan-Nya.

sering-seringlah bicara pada diri sendiri yang baik-baik, “Bisa. Kamu bisa sembuh kok. Ada Allah. Bisa. Penyakit apa sih yang ga ada obatnya?” Gitu aja.

Jangan dengerin omongan hopeless dari diri sendiri dan juga dari orang lain, “Penyakit langka nih.. Susah sembuh..” “Ga ada harapan.” Atau, “Umur paling tiga empat bulan lagi.” Jangan didengarkan yang seperti itu.

“Waduh, kalau begini bakal susah nih hidup.” Jangan dengar kalau diri kita bicara begitu, dan juga jangan dengar kalau yang lain bicara begitu.

Jangan dengar!

Bicaralah yang baik-baik. Filter dan dengar hanya yang baik-baik.

“Kamu ga bakal naik, kalau bosnya si Anu.”

Itu kalimat jelek dan negatif. Cepat ganti, agar nanti tidak benar-benar mewujud. Segera ganti. Apalagi kalau sekantor ngaminin. Naik tidak naiknya kita secara karier kan sebetulnya bukan karena siapa bos kita, tetapi karena Allah SWT mengizinkan atau tidak.

Lebih baik sholat hajat, lalu berdoa,

“Yaa Allah, kami percaya, hati manusia adalah Milik-Mu. Ucapan manusia adalah Milik-Mu.

Pikiran orang, perasaan orang, kebiasaan orang, karakter orang, mental orang, dan akhlak orang, sepenuh-penuhnya adalah Milik-Mu…”

Kalau lagi waktu dhuha ya sholat dhuha, jadi doanya mirip banget dah tuh.

Impian yang Menjadi Kenyataan

Persis seperti doa ketika sholat Dhuha, “Semua Milik-Mu. Maka Yaa Allah, kami terima beliau jadi bos kami. Maka ubahlah dia menjadi orang yang senang dan menyenangkan kami. Ubahlah dia menjadi orang yang bahagia dan membahagiakan kami. Ubahlah dia menjadi orang yang penuh welas asih, perhatian, hebat, dan berjuang untuk kami, dan bla bla bla….”

Positif. Keren. Dan lihatlah hasilnya nanti, karena tentunya ini butuh proses, butuh perjalanan.

Mengenai Kekuatan Impian Kekuatan Percaya Perjalanan Impian Perjalanan Percaya ini saya tulis panjang lebar di buku: Kekuatan Impian Kekuatan Percaya Perjalanan Impian Perjalanan Percaya

Bisa didapatkan di sini: https://bit.ly/kekuatanimpianyusufmansur

Mumpung lagi tahun baru Islam juga kan. Semoga di tahun 1443 H ini semua impian kawan-kawan tercapai semua dah. Yang mau pergi haji, yang mau umroh, nikah, lunas hutang, dan lain sebagainya. Biar semangat makanya baca dah buku saya ini: https://bit.ly/kekuatanimpianyusufmansur hehehe.

Salam, Yusuf Mansur.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: