• WhatsApp-Image-20160623 (1)
  • HEADER YM.COM_KEMULIAAN SEDEKAH2
  • 2a82b90b-fcea-43b2-a1b5-15a913a5164b (1)
  • 2-iklan BYM

  • 4-banner-sto

  • home ym com

  • Banner Iklan SMI

  • Tahfizh Camp artikel

  • 8ac0a7a2-b1f7-43d2-998d-1ef08bc4e4a4


Kampanye Menkes Baru

Baca artikel ini dg kalem, ga pake urat. Tp sekuat tenaga mulai berpikir juga bantu negara di urusan pencegahan freesex, hiv, aborsi, trmasuk narkoba. Betapapun, pencegahan lbh hebat dan utama, daripada memfasilitasi kondom…

Doain, segera saya akan menghadap Presiden dan menteri terkait…

InsyaAllah… Saya akan ajak bbrp ulama… Aaamiiin… Mhn doanya… Jika susah, ngadep Allah aja. Sekali lagi, jadilah ummat solutif. Ummat yg memberikan solusi. Kelihatannya, kalau bukan unsur kesengajaan merusak, ini sbb pemerintah, udah kepuyengan dg kasus hiv, aborsi, freesex, juga narkoba… Yuk, kita bantu. Minimal dg doa dulu, baik sangka, dan bergerak…

Mmmmm….
Kampanye calon bupati atau gubernur itu biasa. Kampanye calon Presiden juga biasa. Tapi kampanye yang satu ini bikin heboh negeri ini.
Menkes yang baru sudah resmi dilantik oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Beliau baru saja membuat suatu perubahan yang signifikan demi tercapainya kondisi kesehatan masyarakat yang lebih baik.
Apa pasal ? Beliau baru saja menandatangani kontrak kinerja dengan presiden. Yang bagus adalah, di dalam kontrak kinerja ada targetnya, misalnya memastikan pencapaian target kemenkes 2014. Jadi, beliau tinggal memonitor program-program yang ada agar selesai sesuai target yang ditetapkan bersama. .

Ketika Jumpa Pers, Menkes yang baru ini disindir wartawan mengenai permasalahan HIV/AIDS yang telah menjadi isu yang akrab ditangani selama beberapa tahun terakhir, Menkes yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Eksekutif Komite Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional ini berharap dapat melakukan gebrakan.

Yaitu mengusulkan agar remaja dipermudah aksesnya untuk mendapat kondom.

“Kita berharap bisa meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan reproduksi untuk remaja. Dalam Undang-Undang, yang belum menikah tidak boleh diberi kontrasepsi. Namun kami menganalisis data dan itu ternyata berbahaya jika tidak melihat kenyataan. Sebanyak 2,3 juta remaja melakukan aborsi setiap tahunnya menurut data dari BKKBN,” kata Menkes.

Menkes melihat, angka sebanyak itu menunjukkan bahwa banyak remaja mengalami kehamilan yang tidak diinginkan. Ia menegaskan, Undang-Undang perlindungan anak menyatakan bahwa setiap anak yang dikandung sampai dilahirkan harus diberikan haknya sesuai UU Perlindungan Anak.

Maka, mempermudah akses remaja untuk mendapatkan kondom diharapkan dapat menekan angka aborsi dan kehamilan yang tak diinginkan.

Tentu saja hal ini mungkin akan mendapat pertentangan dari kelompok-kelompok tertentu yang menganggap pemberian kondom kepada remaja dapat memicu seks bebas.

Tapi Menkes berpendapat, jika pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi sudah cukup baik, tidak perlu ada kekhawatiran idenya ini akan memicu seks bebas.

“Kita akan membahas bagaimana hak-hak anak dalam kandungan ini dapat terpenuhi. Kampanye kondom difokuskan untuk seks yang berisiko. Untuk mempercepat pencapaian goal MDGs, maka kampanye kondom merupakan suatu kewajiban. Setiap hubungan seks yang berisiko menularkan penyakit atau kehamilan yang tak diinginkan adalah hubungan seks yang berisiko,” tegas Menkes

Tentu saja ini menuai reaksi keras.

Mengobati penyakit ( AIDS) dengan Penyakit ( Maksiat)..

Mmmm…bagaimana menurut saudara ?

Bagikan Artikel ini:

You may also like...

30 Responses

  1. booming says:

    pemikiran yang sangat buruk, kalo dengan bebasin pemakaian Kondom untuk mencegah HIV aids. ini Indonesia, mayoritas Islam. yang tidak bisa diam melihat maksiat merajalela. seharusnya kondom dilarang keras bagi yg belum menikah memilikinya. sehingga zina bisa hilang, itu harapan. untuk pencegahan HIV sebaiknya hilangkan tempat pelacuran di dunia ini. jalankan hukum islam bagi pelaku zina sekarang juga.

  2. astagfirullah…. meski fakta ini sudah beberapa bulan berlalu tapi tidak basi untuk memberikan komentar iya kan ust…. karena sampai saat ini pun menteri kesehatannya masih orang itu, ust,,,, sebenarnya negeri kita tercinta ini mau dibawa kemana, ko yang begitu an malah di fasilitasi. apa pemimpin negeri ini sudah bosan menuntaskan problematika rakyatnya? ust… kenapa ya pemimpin negeri ini seolah-oleh tak peduli dengan penderitaan rakyatnya? ust,,,, terus kenapa mereka menjabat jika mereka tidak peduli dengan apa yang rakyat nya keluhkan…. ust,, sya jadi sakiiiiit hati dengan sistem saat ini, dimana2 teman saya banyak yang hamil di luar nikah, trus banyak pula kasus aborsi yang menimpa umuran sebaya saya, ust… saya jadi bingung sebenarnya apa y sih yang salah di negeri ini???? apa orangnya kah? apa sistemnya kah? kalau orangnya sudah benyak orang bergantian tapi tidak memberikan perubahn pada negeri ini, berarti masalahnya ada pada penerapa sistem yang saat ini tengah di terapkan apa lagi jika bukan Demokrasi biang kerusakan……… hm, jadi inget slogan,,,#Indonesia_Milik_Allah terap kan aturan allah bukan yang lain,,, setuju gx ust. Yusuf Mansur

  3. Les Privat says:

    semoga kita di jauhkan dari hal hal yang buruk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kode *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.