Kemenangan Semu Bag.4

“Allah adalah Pelindung orang-orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya. Sedangkan orang-orang yang kufur itu pelindung-pelindung mereka itu adalah setan, yang malah menyeret mereka dari cahaya kepada kegelapan. Mereka itu adalah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (al Baqarah: 257).

“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami malah membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka. Sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (al An-‘âm: 44).

“Jadi benar mereka yang di warung ini,” lanjut bisikan hati Luqman,

“Jangan tertawa untuk mereka yang merasa berhasil dengan aksi maksiat mereka.

Mereka yang berbuat maksiat, berarti sedang berjalan menuju kehidupan yang berujung pada kegelapan.”

Perbuatan dosa dan maksiat itu adalah keindahan, kebahagiaan dan keberhasilan. Tapi itu menurut syeitan.

“Syeitan hanya menjanjikan kamu dengan kemiskinan, dan menyuruh kamu untuk berbuat buruk. Sedangkan Allah menjanjikan kepadamu perubahan kehidupan yang baik dan karunia yang luas dari-Nya. Dan Allah Maha Luas Karunia-Nya lagi Maha Mengetahui.” (al Baqarah: 268).

You may also like...

6 Responses

  1. Sri hartati says:

    Kapan pelaku maksiat itu akan sadar???? Mereka hanya mengikuti hawa nafsu mereka..tanpa mereka fikir bahwa dunia ini hanya sementara…..

  2. dewi yana says:

    Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, MEREKA MEMPUNYAI HATI, TETAPI TIDAK dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan MEREKA MEMPUNYAI MATA (TETAPI) TIDAK dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan MEREKA MEMPUNYAI TELINGA (TETAPI) TIDAK dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai (QS. Al A’raaf {7} : 179)

    Rasullulah saw bersabda ”Apabila kamu melihat bahwa Allah SWT memberikan nikmat kepada hamba-Nya yang selalu berbuat maksiat, ketahuilah bahwa orang itu telah di istidraj oleh Allah SWT (HR. At Tabrani, Ahmat dan Al Baihaqi)

    “Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (QS Al Baqarah : 169)

  3. alif says:

    Dunia ibarat air laut, makin diminum makin menambah haus. Carilah dunia dengan cara yang Allah Ridha untuk kebahagiaan dunia akhirat

  4. Bobnasution says:

    Maka merugilah mereka yang hidup demi “dunia”, terkecuali mereka yang berbuat baik, saling nasihat menasihati dan beramal saleh sepanjang hidupnya. Hidup adalah bekal menuju mati dan mati adalah satu kepastian, apakah kamu tidak mengambil pelajaran darinya, apakah kamu tidak berpikir (atas hal tersebut) 🙂

  5. Berbuat baik ikhlas mendapat ridho Alloh SWT

  6. isti says:

    Berbuatlah baik kepada sesama . kelak Allah akan membalas 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

facebook like