Yusuf Mansur

Kepositifan yang Jadi Doa untuk Menjadi Sukses

Yusuf Mansur

Ustadz Yusuf Mansur

kepositifan ustadz yusuf mansurSaya ini adalah hasil mereka yang mempunyai pikiran positif. Mereka selalu mengusahakan positif. Kemudian, Beliau-Beliau juga memandang saya saat saya sedang jelek-jeleknya tetapi tetap tidak memiliki negatif terhadap saya. Dengan demikian, pikiran positif tersebut menghasilkan doa. Lalu, doa menjadi buah. Kepositifan itulah menjadi buahnya.

Sehingga, saat saya melihat sesuatu yang berantakan, kacau, jelek, buruk, negatif. Maka, saya melakukan refleksi untuk selalu positif. I look myself in masa lalu.

Saya menangis terharu. Mereka menaruh kepercayaan kepada saya. Karena mereka melihat bahwa saya pasti bisa melakukan perubahan.

Mereka mempercayakan kepada saya perubahan saya sendiri. Bahkan, mereka mendoakan saya menjadi orang yang benar dan penuh manfaat. Kemudian, mereka juga mendoakan saya menjadi ustadz. Beliau-Beliau mendoakan saya menjadi kyai. Sehingga, hal itu sungguh sangat menolong saya dan membuat terharu saya. Saya menangis.

Pada saat, saya sendiri meragukan diri saya. Namun, ternyata, orang-orang memberikan kepercayaan penuh kepada saya.

Guru-guru saya termasuk yang mempercayai penuh bahwa saya bisa berubah menjadi lebih baik.

Guru-Guru Saya yang Mengajarkan Kepositifan

Ustadz Salim Zubair waktu itu mengendarai Vespa. Beliau mencari saya. Akhirnya, Beliau menemukan saya. Saya sudah siap menerima omelan.

Beliau mendatangi saya dengan tas khasnya yang berwarna hitam. Lalu, Beliau membuka tas tersebut. Kemudian, Beliau mengatakan:

“Ini untuk kamu. Kamu harus menerimanya buat makan.”

Beliau memberikan saya lima ribu rupiah. Pada waktu itu tahun 1998, uang sebesar merupakan uang dengan nominal besar. Beliau membesarkan hati saya di tengah kampung yang sepi orang. Padahal, saya sudah siap untuk menerima. Jika, Beliau memarahi, mencaci, memaki, mengomelin saya. Tapi, malah saya menerima belaian sayang.

Saya merenung. Kemudian, saya melakukan refleksi diri ke belakang kenapa saya menjadi sedemikian. Lepas uang lima ribunya memang mempunyai nominal besar pada saat itu. Juga uang tersebut memiliki makna yang sangat mahal bagi saya pribadi.

Guru-guru yang mempercayai saya membuat saya berubah menjadi lebih positif. Mereka percaya bahwa saya bisa meneruskan ajaran Guru Mansur.

Saya Melihat Orang Lain

Maka, sekarang, saya susah untuk melihat orang lain secara negatif. Karena saya bisa hidup sebab kepositifan orang-orang saat itu. Saya melihat orang lain kini selalu positif. Lain waktu, saya akan menuliskan lebih banyak lagi kisah tentang ini.

Saya sudah menuliskan kisah ini di buku Mencari Tuhan yang Hilang.

Saya memohon kepada Saudara semua agar mendoakan saya.

***

___

Buku Yusuf Mansur Diskon di Shopee sampai 90%: https://shopee.co.id/bymofficial

5 Buku Pentalogi dari Rp. 250.000 jadi cuma Rp. 25.000: https://shopee.co.id/PENTALOGI-i.38307556.614300403

5 Buku Kun Fayakun Series yang tebel dan hard cover dari Rp.350.000 jadi cuma Rp. 35.000: https://shopee.co.id/KUN-FAYAKUN-SERIES-i.38307556.1400586585

Kalau di bawah ini buku gratis berupa ebook:

Silakan Download

Buat yang belum baca ebook 63 tanya jawab tentang qurban, kalau ini gratis: http://yusufmansur.com/ebookgratis/

Exit mobile version