Kesederhanaan bukan kehinaan Bag.1

10,008 Views
Buku Yusuf Mansur

kesederhanaan
adalah keindahan di mata Tuhan.
“… Allah tidak pernah suka kepada orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.’
(al Hadîd: 23).

Pelawak kenamaan itu berdiri dengan ‘kesederhanaannya’.

Di depan kamera TV, ia ditanya, “berapa uang yang Bapak bawa setiap mudik…?

Dia menjawab, “ah saya mah orang yang sederhana. Saya tidak pernah bawa uang banyak kalau pulang kampung…”

Wawancara liputan mudik pelawak kenamaan tersebut pun selesai, beralih ke artis yang lain.

Tapi kemudian kamera sempat meliput lambaian tangan sang pelawak yang ‘sederhana’ itu,

lambaian tangan yang dilambaikan dari dalam kursi empuk mobil BMW seri terbaru,

diikuti oleh empat mobil mewah keluarganya di belakang BMW tersebut.

Inikah sederhana…? Tidak tahu. Luqman sungguhan tidak tahu jawabannya.

Apakah mudik ‘ke kampung’ dengan mobil nan mewah,

plus empat mobil mewah lain di belakangnya bisa dibilang ‘sederhana’.

Karena batasan-batasan kesederhanaan, dan bahkan pemborosan dan kesombongan, dalam abad modern ini terasa semakin kabur.

Kita tidak bisa, misalnya, serta merta menyebut makan di restoran mahal sebagai sebuah pemborosan.

Kalau ia penghasilannya memang di atas rata-rata, baginya itu bukanlah pemborosan,

sehingga makan di restoran tersebut diibaratkan sekedar kita makan di warung padang biasa.

Kita juga tidak bisa serta merta menuding orang yang berpakaian mewah,

lengkap dengan satu dua hiasan mahal sebagai orang yang sombong.

Toh, memang itu adalah hasil keringatnya.

Bingung Luqman, bingung.

Kalo begitu, lebih baik bertanya sajalah pada diri sendiri masing-masing.

Apakah dalam kita berjalan, berjalannya dengan kesederhanaan atau bukan?

Bertanya sajalah pada diri kita masing-masing,

apakah dalam sikap hidup keseharian kita, kita bersikap dengan keangkuhan dan kesombongan?

Dan apakah dalam cara kita menikmati kekayaan dan kenikmatan, kita menikmatinya dalam kesendirian?

Dan dalam bertanya itu, kita bandingkan dengan mereka yang status sosial ekonominya di bawah kita.

Dalam bertanya kepada diri kita, perbandingkan dengan jujur antara keinginan Allah dan keinginan kita.

Ya, penilaian dan jawaban yang jujur adalah apa yang diberikan oleh diri kita sendiri.

Tentunya selama hati kita juga bukan hati yang mati.


Article written by Admin

13 Responses

  1. ifah
    ifah March 11, 2013 at 9:34 am | | Reply

    Subhanallah ustad, semoga bisa jadi renungan untuk kita semua,, :)

  2. rahmi
    rahmi March 11, 2013 at 10:47 am | | Reply

    makasi ustad, atas ingatanny..alhamdulillah

  3. Muhammad yusuf al mansur
    Muhammad yusuf al mansur March 11, 2013 at 6:44 pm | | Reply

    YA ALLAH, Engkaulah yang maha menguasai langit dan bumi, milik Mu lah apa-apa yang ada dilangit dan apa-apa yang ada dibumi, maka jadikanlah kami sadar bahwasanya segala yang ada pada kami adalah milik Mu semuanya dan kelak semua akan kembali pada Mu YA ALLAH. amin.

  4. edoDIANISME
    edoDIANISME March 13, 2013 at 4:45 am | | Reply

    iya mungkin memang benar, definisi sederhana dari tiap orang itu berbeda2, termasuk definisi kaya bagi setiap orang juga berbeda2.

    tapi yang pasti, orang yg bahagia dan kaya itu orang yg selalu mensyukuri apa yg dimilikinya.

    insya allah :-)

  5. widya wahyu astuti
    widya wahyu astuti March 16, 2013 at 8:00 am | | Reply

    yg pntg apapn yg da pada kita g m’bwt org lain m’jd iri hati, spy kita g jd sumber dosa org lain;) waallahu’alam..

  6. andi wibowo
    andi wibowo March 17, 2013 at 9:49 am | | Reply

    Ustad tolong infite pin saya, banyak yg saya pengin ceritakan pada ustad, tolong ustad semoga Allah menghendaki 330DDC31.

  7. bagus anggoro
    bagus anggoro March 17, 2013 at 5:54 pm | | Reply

    Amin..

  8. pratiwi utami
    pratiwi utami March 27, 2013 at 9:25 am | | Reply

    trimakasih ustadz…atas sgala pencerahan smoga saya bisa snantiasa ingat asal usul kita & lbih bertolerasi dg lingkungan sekitar

  9. Kesederhanaan bukan kehinaan Bag.1 |

    [...] Source : http://yusufmansur.com [...]

  10. susana
    susana April 9, 2013 at 5:25 am | | Reply

    Trima kasih ustaz,Uϑªh ∂i kasi peringatan spt ini

  11. astria dila
    astria dila April 9, 2013 at 5:28 am | | Reply

    Trima kasih Ustaz,ñî©ђ jadi pembelajaran buat saya

  12. Les Privat Jakarta
    Les Privat Jakarta July 24, 2014 at 8:02 am | | Reply

    subhanallah

  13. Les Privat
    Les Privat July 24, 2014 at 8:04 am | | Reply

    Bagi anda yang membutuhkan jasa les privat di area Jakarta, kunjungi website http://lesprivatsmp.net

Please comment with your real name using good manners.

Leave a Reply


+ 6 = 15

facebook like