Keyakinan Kepada Allah Kekuatan Menghadapi Masalah

Keyakinan Kepada Allah Sumber Kekuatan Menghadapi Masalah

Keyakinan Kepada Allah

Pada masa pandemi seperti sekarang ini, manusia membutuhkan pegangan kuat kepada Sang Khalik. Manusia akan mudah sekali terpuruk dalam kegalauan karena tidak punya pegangan. Berbagai masalah kehidupan datang silih berganti, dari masalah dalam keluarga juga dalam pekerjaan. Manusia yang dapat bertahan adalah mereka yang mempunyai kemampuan resiliensi tinggi. Manusia yang kuat adalah juga yang telah mengenal Tuhannya dengan baik. Kesadaran bahwa setiap permasalahan datang dari Allah juga diadukan kembali hanya kepada Allah. Ketika keyakinan kepada Allah dimantapkan maka, manusia mengembalikan  permasalahan hidup kepada Sang Pemiliknya, Allahu Rabbi.

Dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 155-156 Allah telah menjelaskan :

وَلَـنَبۡلُوَنَّكُمۡ بِشَىۡءٍ مِّنَ الۡخَـوۡفِ وَالۡجُـوۡعِ وَنَقۡصٍ مِّنَ الۡاَمۡوَالِ وَالۡاَنۡفُسِ وَالثَّمَرٰتِؕ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيۡنَۙ
Wa lanablu wannakum bishai’im minal khawfi waljuu’i wa naqsim minal amwaali wal anfusi was samaraat; wa bashshiris saabiriin

155.  Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan  harta, jiwa dan buah-buahan, Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.

الَّذِيۡنَ اِذَآ اَصَابَتۡهُمۡ مُّصِيۡبَةٌ  ۙ قَالُوۡٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّـآ اِلَيۡهِ رٰجِعُوۡنَؕ
Allaziina izaaa asaabathum musiibatun qooluuu innaa lillaahi wa innaaa ilaihi raaji’uun

156.  (Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “ Innalillahi wa inna ilaihi rajiun” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).

Jika dalam pemahaman manusia itu benar maka apapun masalah yang ada ia akan mencari jalan dengan mendekatkan kepada Allah. Misalkan saja di dalam hal ekonomi keluarga, Ustadz Yusuf Mansur pernah bercerita juga dalam buku Jaminan Kehidupan tentang kisah supir taksi yang berpenghasilan pas-pasan. Supir ini dengan keyakinan kepada Allah kemudian, mampu menghidupi seluruh anggota keluarga yang menjadi tanggung jawabnya. Kalau dengan hitungan akal manusia,  penghasilannya tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

Keyakinan Kepada Allah Sumber Kekuatan Menghadapi Masalah

Supir ini hanya bermodal keyakinan akan datangnya pertolongan dari Allah dan tetap berikhtiar dan menjalankan kewajibannya melaksanakan ibadah dengan baik. Masalah hidupnya semua kembalikan dan menjadi urusan Allah saja. Masha Allah, manusia dapat  saja berkata yakin kepada Allah, dalam prakteknya dia harus melalui proses panjang membentuk keyakinannya akan menjadi lebih baik. 

Ketika senang manusia mudah melupakan kehadiran Allah sebagai pemberi nikmat. Manusia kemudian lupa bersyukur. Sebaliknya, ketika sedih lebih sering menyebut Allah. Keyakinannya tentang Allah dapat mengalami pasang surut. Jika manusia mau istiqomah menjaga keyakinannya bahwa Allah adalah decision maker atas semuanya, hidup manusia akan terasa ringan tanpa beban. Dia hanya perlu bermodal syukur dan sabar.    

Jadi believing is everything, terutama keyakinan kepada Allah akan memberikan kekuatan manusia dalam menghadapi permasalahan hidup.

Siti Mutmainah,

Tegal, 30/4/2021 pukul 22.31

Penulis adalah Peserta Pelatihan Menulis di Paytren Academy

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: