Kun The Winner, Menjadi Pemenang 2023

Kun The Winner
Kun The Winner

Kun The Winner, Menjadi Pemenang 2023
-Riyadhoh 40 Hari-

#SahabatDAQU ini bagaimana cara kita menghadapi tantangan. Ada yang punya hutang tak kunjung terbayar. Ada yang punya hajat yang tak kunjung terkabul. Termasuk bagaimana kita survive menghadapi ujian dan tantangan yang berdatangan di tahun 2023 dan seterusnya.

Ini juga bagaimana IMAN kita kepada Allah.

Siapakah kita di hadapan Allah? Sehingga ingin semua doa kita langsung terkabul. Kita yang kenal diri kita bagaimana. Sikap kita bagaimana di hadapan Allah ataupun manusia.

Yuk bareng-bareng kita perbaiki diri dengan ikut “Kun the Winner, Menjadi Pemenang 2023” karena ibadah yang dikerjakan bersama-sama in syaa Allah akan lebih ringan.

Opening : Sabtu, 26 November 2022
19.30 WIB – selesai

Daftar segera dengan klik ⤵️
bit.ly/DaftarKuntheWinner2023

Atau bisa menghubungi
wa.me/628112515124

Ajak keluarga, sahabat, dan semua orang terdekatmu..

PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta mengajak sahabat semua bersama-sama memperbaiki diri, belajar dari Mentor Profesional & Assatidz Daarul Qur’an selama satu bulan mulai tanggal 26 November 2022 – 05 Desember 2023 nanti.

Bantu share info kebaikan ini ya sahabat. Jazaakumullahu khairan katsiraa.

Kun The Winner

***

Tentang Taawudz.

Kita ini sebenarnya lemah sekali loh! Kita ini gak punya kekuatan dan daya sedikitpun manakala kita menghadapi godaan serta gangguan. Baik yang datang dari syaitan maupun manusia. Baik yang kasat mata maupun tidak kasat mata. Makanya kita harus minta perlindungan kepada Allah. Mari belajar bareng, gimana caranya, saya juga masih belajar. Yusuf Mansur.

YA… KITA INI SEJATINYA LEMAH SEKALI DALAM MENGHADAPI GODAAN.

Karena kita tidak ada ilmu, tidak ada azamnya, tidak ada keinginan kuat dari kita untuk menolak setan, menolak syahwat, mengontrol syahwat.

Sehingga membuat kita kadang-kadang akhirnya terjerumus kepada perbuatan yang tidak diridhoi Allah SWT.

Maka, kemudian, jika kita ingin meminta perlindungan pada Allah, sangat layak kita baca taawudz ini.

Tentang Taawudz

Bahkan atas izin Allah, saya kadang-kadang membaca dzikir ini sebanyak-banyaknya. Saya jadikan ta’awudz ini sebagai dzikir. Untuk mengendalikan nafsu, karena sejatinya hanya Allah yang bisa mengendalikan nafsu kita. Untuk mengontrol nafsu saya, Allah jugalah yang mengontrol. Juga untuk menjaga nafsu saya, Allah juga yang menjaga. Tentu, harus ada ikhtiar yang searah dengan doa ini, dengan dzikir ini.

Baca lebih lanjut di sinihttps://play.google.com/store/books/details/Ustadz_Yusuf_Mansur_Taawudz?id=vxaUEAAAQBAJ

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: