Gerai-Online

Ladang Amal Bag.1

Baca Juga ...

7 Komentar

  1. Kelik Irvan says:

    Apakah kita harus sumbangkan semua kekayaan kita, atau ditinggal untuk diwariskan sehingga anak cucu bisa memanfaatkannya?
    Dan menafkahi anak cucu dicatat sebagai pahala atau sudah tidak lagi? Terima kasih jawabannya, pak guru.

    • rezki says:

      Suatu ketika seorang shahabat ingin menyedekahkan seluruh hartanya utk kepentingan dakwah, namun Rasul melarangnya, ia turunkan setengah Rasul tetap melarang, lalu ketika ia akan berikan sepertiganya kemudian Rasul membolehkan namun berkata bahwa sepertiga yang ia sedekahkan sudahlah terlalu banyak, lebih baik ia menyisakan harta utk para ahli warisnya daripada meninggalkan keturunannya sebagai peminta minta.
      Wallahua’lam

  2. setiawan says:

    Menjadi kaya itu penting. Bahkan sangat penting bagi seorang muslim. Namun memiliki kekayaan Amal itu jauh lebih penting.

  3. a212 says:

    menjadi kaya bagi orang muslim penting, namun kekayaannya digunakan sebagai sarana untuk mengkayakan amal sholeh. bermanfaat untuk diri kita sebagai amal sholeh, bermanfaat untuk sesama sesama dan sebagai investasi akherat kelak…. semoga kita dimudahkan untuk ber amal sholeh….

  4. genborneo says:

    kekayaan yang digunakan di jalan Allah dlam membangun dan membela agama tentunya lebih bermanfaat ketimbang menimbun untuk keegoisan

  5. Muhammad yusuf al mansur says:

    YA ALLAH, Engkaulah yang maha menguasai alam semesta, hanya milikmulah langit,bumi,dan seluruh isinya. YA ALLAH, sadarkanlah kami hamba-hamba Mu bahwasanya milik Mu pulalah semua harta yang ada pada kami, maka untuk itu kami memohon pada Mu, jadikanlah semua harta ini sebagai jalan bagi kami menuju diri Mu YA ALLAH. amin

  6. parta suryana says:

    Smoga ini semua membawa hikmah bagi kita Amin………………..

Please comment with your real name using good manners.

Leave a Reply


6 + = 10

facebook like