• home ym com


Peluncuran Indra Sjafri Football Academy

Jakarta, 15 Februari 2018
Indra Sjafri Yusuf Mansur Management (ISYM) merupakan wujud kerjasama strategis antara dua tokoh nasional yaitu Coach Indra Sjafri dan Ustadz Yusuf Mansur. Indra Sjafri adalah mantan pemain sepakbola yang kemudian menjadi pelatih sepakbola nasional dengan segudang prestasi. Sedangkan Ustadz Yusuf Mansur, selain da’i kondang, adalah pengusaha di berbagai bidang. Salah satunya adalah PayTren. Aplikasi financial technology yang sedang tumbuh pesat dengan total pengguna lebih dari 1,8juta orang.
Melalui ISYM, Indra Sjafri dan Yusuf Mansur sepakat menjalankan tiga misi bersama yang menantang. Pertama, menjadi konsultan dalam manajemen klub sepakbola. Salah satu pilot project yang akan digarap dalam waktu dekat adalah klub Persikota Tangerang. Persikota sudah lama tidak aktif dari kompetisi liga sepakbola nasional. Pemerintah kota Tangerang mendukung ISYM untuk menghidupkan lagi Persikota. “Semua butuh proses, kita angkat secara bertahap dimulai dari titik terbawah saat ini.” Kata Coach Indra.
 
Kedua, menjadi Football Academy yang profesional dengan cita-cita melahirkan pemain usia muda yang cakap, cerdas, bermoral dan berspiritual serta berkarakter dan berbudaya Indonesia. Maka lahirlah Indra Sjafri Football Academy yang diluncurkan pada hari Kamis 15 Februari 2018. Acaranya bertempat di Kantor Indra Sjafri Yusuf Mansur, Gedung Office8 lantai 21 Unit H, Jl. Senopati, Jakarta Selatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Ustadz Yusuf Mansur, Coach Indra Sjafri, Perwakilan dari klub Bontang Kaltim, serta para jurnalis olahraga dan sepakbola.
“Saya ucapkan selamat kepada Coach Indra atas kerjasama ini, semoga kelak bisa melahirkan pemain-pemain kelas dunia. Saya bahagia bisa ikut ambil bagian karena merasa cita-cita beliau ini cita-cita kita bersama”, kata Ustadz Yusuf Mansur dalam sambutannya. Trial perdana football academy ini akan berlokasi di Stadion Bontang Kalimantan Timur.
Ketiga, mengemban misi melahirkan minimal 1000 pelatih sepakbola profesional. Coach Indra mengatakan bahwa jumlah pelatih sepakbola di Indonesia yang berkualitas dan bersertifikasi masih sedikit. Jika PSSI bercita-cita Indonesia membangun sepakbola Indonesia dan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034, maka salah satu aspek penting yang perlu dikembangkan adalah kualitas pelatih sepakbola. (dan)
 

You may also like...

9 Responses

  1. Budi PayTren says:

    ALhamdulillah terharu dan ikut bahagia dan pasti mendoakan terbaik untuk ISYM dan ISFA kolaborasi apik dan ciamik untuk mewujudkan impian dan membangun sepak bola Indonesia yang terbaik..sukses ya Ustadzku dan Coach Indra. #SemangatMenolakMenyerah

  2. Assalamualaikum wr wb
    Yuk berbisnis sambil bersedekah
    Bisa hubungi saya WA 085357629192
    BB:DC4BA469
    atau klik http://bit.ly/HubungiUmulKhasanah

  3. Bismillaahirrahmaanirrahim.
    PAYTREN adalah PROYEK transaksi digital yg dibangun Ustad Yusuf Mansur,
    *BERBISNIS SAMBIL BERSEDEKAH*
    DAFTAR DI
    http://leadertreni.net/pras86

    SMS; 081294269850
    WA : 0895345959499
    BBM : D76E41D7

  4. Ust. Zain says:

    Anda pecinta Sepak Bola….
    Belum menjadi mitra PayTren???
    Silahkan klik link ini 👉 http://leadertreni.net/zain – klik daftar sekarang

    Info dan Bimbingan
    WA. 081548612603

  5. miftah says:

    semoga bermanfaat untuk agama dan bangsa ini

  6. M.RIFAI says:

    BERBISNIS,
    BERAMAL,
    BERILMU,!!!.,,

    Mulai dr sekarang👇
    👉KENALI PAYTREN
    👉GUNAKAN PAYTREN
    👉BERBAGI BERSAMA PAYTREN
    Hub :
    WA : 08980424771
    Bbm : 54CEAB64

  7. Samsudin says:

    Bismillaahirrahmaanirrahim.
    PAYTREN adalah PROYEK transaksi digital yg dibangun Ustad Yusuf Mansur,
    *BERBISNIS SAMBIL BERSEDEKAH*
    DAFTAR DI
    http://leadertreni.net/syam75

    WA : 089623206203
    BBM : S4MSUD

  8. Theo says:

    Bagaimana daftar sekolah bolanya coavh/

  9. Semoga dari sini bisa muncul pesepakbola kita yang bermain di Eropa kelak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.