Makin Diulang Makin Asyik

isyraq

Dan sungguh Kami telah mudahkan Al-Quran untuk diingat (dihafal). Adakah orang yang mengambil pelajaran?” (QS Al-Qamar:17).

Sesaat tiba di Pesantren Takhassus III Cimanggis – Depok (30/9), seorang santri sedang me-muroja’ah hafalannya, begitu khusyuk ia melantunkan ayat demi ayat suci Al-Qur’an.

Muhammad Isyraq namanya, santri Pesantren Takhassus III Cimanggis asal Palangkaraya -Kalimantan Tengah.

Setelah lulus dari MTs Daarul Qur’an Lampung, anak pertama dari empat bersaudara ini memutuskan untuk fokus menghafal quran meski jauh dari kedua orang tua.

“Ini sebagai wujud cinta kepada quran dan orang tua sekaligus memberikan contoh kepada adik-adik,” ujar Isyraq.

Program Takhassus ditempuh dalam tiga tahun. Tahun pertama para santri fokus menambah hafalan sampai khatam 30 Juz. Tahun kedua lanjut ke muroja’ah (Mengulang-ulang hafalan) dan di tahun ketiga mengikuti program paket C (setara SMA)

Satu hari, santri wajib menyetorkan hafalan minimal 5 halaman di waktu-waktu yang sudah ditentukan oleh pengasuh.

“Bakda subuh adalah waktu favorit untuk menambah hafalan,” tambah Isyraq. Baca selanjutnya

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. nikamahaffandi berkata:

    pengen punya putra putri yg hafidz hafidzoh…untuk di jawa timur cab darul quran ada di mana y

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: