Melihat Allah Dalam Penderitaan Bag.1

11,853 Views

Kita memerlukan stress,
untuk tahu apa itu ketenangan.

Kita memerlukan musibah. Kita memerlukan penderitaan! Awalnya kaget juga Luqman mendengar perkataan Cang Haji Muhidin.
“Cang Haji serius?” tanya Luqman.

“Serius! Kenapa enggak!” jawabnya.

“Yang kita perlukan tuh duit, Cang Haji,” canda Luqman sambil tertawa kecil.

“Begini Man, kita memang memerlukan musibah, untuk bisa tahu apa itu ni’mat. Kita memang memerlukan penderitaan untuk bisa tahu apa itu kesenangan yang sebenarnya,”

“Oh… itu. Itu sih emang bener. Tapi siapa yang mau Cang?”

Yah, gimana lagi. Kadang manusia itu tidak bisa melihat Allah pas kaya, pas seneng. Makanya Allah coba dia dengan kesusahan. Siapa tahu, dengan jalan kesusahan, manusia tersebut bisa melihat Allah, mau mengenal-Nya dan mau mendekati-Nya.

“Maka jadilah kita butuh stress untuk tahu apa artinya ketenangan. Bahkan kita perlu dibuat sakit, untuk tahu betapa pentingnya menjaga kesehatan…” Cang Haji meneruskan.

“Makanya, kalau engga kepengen kita melihat, mengenal dan mendekati-Nya dalam kesusahan, buru-buru sekarang kita melihat, mengenal dan mendekati-Nya. Artinya, pas kaya, cepet-cepet ingat Dia, benahi kelakuan, jangan sombong, jangan zalim. Pas sehat, cepet-cepet menegakkan punggung buat shalat, cepat-cepat merelakan dahi untuk sujud. Supaya tidak disadarkan dengan penyakit. Pas mampu, buru-buru dah kita inget-inget ama yang kagak mampu. Dengan begini, kita tidak perlu dicabut kesenangan kita, kekayaan kita. Soalnya Allah menganggap, tidak perlu membuat kita susah, membuat kita jatuh miskin, atau membuat kita sakit yang berlebihan. Toh, tanpa ‘diingatkan’ Allah, kita udeh inget Dia duluan.”
Luqman mengangguk lagi.

“Dan janganlah kamu berlaku seperti orang-orang yang melupakan Allah, maka Allah menjadikan mereka lupa pada diri mereka sendiri…” (al Hasyr: 19).


Article written by Admin

25 Responses

  1. Ryan Ade
    Ryan Ade February 8, 2013 at 1:42 am | | Reply

    Trimakasih Allah, Allahhuakbar

  2. andiana permatasari
    andiana permatasari February 8, 2013 at 1:42 am | | Reply

    iya ustadz…saya merasakan sendiri bahwa ketika kita susah dan menderita…kita pengen selalu dekat sama allah…dan itu membuat kita lebih tenang dalam menghadapi masalah…seberat apapun masalah itu.

  3. gina
    gina February 8, 2013 at 2:08 am | | Reply

    Subhanalloh makasih ustadz,,belakangan ini sya sering sakit mungkin اَللّه Ŀăªƍĭ ngingetin sya untuk lbh ingat padaNYA…

  4. Linda
    Linda February 8, 2013 at 2:09 am | | Reply

    Subhanallah..

  5. yayuk
    yayuk February 8, 2013 at 2:17 am | | Reply

    Alhamdulillahirrobbil aalamiina,

  6. umu lailatul mukarromah
    umu lailatul mukarromah February 8, 2013 at 2:38 am | | Reply

    Iya ustadz,ini yg sedang trjadi sm keluarga sy skrg,

  7. m aris hermawan
    m aris hermawan February 8, 2013 at 2:54 am | | Reply

    benar sekali,mungkin qt smua pernah ngalamiy

  8. @nur_berqah
    @nur_berqah February 8, 2013 at 3:05 am | | Reply

    Jlebbb.. Ngena bangettt…

  9. Ophet
    Ophet February 8, 2013 at 3:06 am | | Reply

    Subhanallah.. makasih banyak tausiyahnya pak Ustadz, semoga Allah selalu melimpahkan rahmatnya bagi kita semua.. aminn… :)

  10. oe'yn hermansyah
    oe'yn hermansyah February 8, 2013 at 3:08 am | | Reply

    subhanallah…. salah satu kebesaranmu ya allah yg blm aku sadari

  11. lisdi
    lisdi February 8, 2013 at 3:55 am | | Reply

    seandainya ibu saya mau mengerti tentang hal ini…

  12. Bunda
    Bunda February 8, 2013 at 3:55 am | | Reply

    Y, saya sedang merasakan hal itu sekarang, lupa sama Allah disaat senang. Sekarang saya baru ingat ama Allah, sampai memohon agar Allah mau mendekati saya T_T smoga saya bisa menjalani semua ini, dan saya yakin Allah maha pengampun..amienn

  13. Nisrina M Nung
    Nisrina M Nung February 8, 2013 at 4:19 am | | Reply

    Alhamdulillah for everything…

  14. Cipto
    Cipto February 8, 2013 at 6:32 am | | Reply

    berarti…jangan nunggu Allah negur kita melalui musibah, bencana, sakit dan galau….semoga kita diberi kemampuan agar bisa bersyukur dan ikhlas akan semua ketetapanNYA

  15. dewi yana
    dewi yana February 8, 2013 at 8:56 am | | Reply

    Iya Kak, memang gak sedikit dari kita yang gak mampu menghargai keberadaan Allah dikala senang, disaat lapang, dan baru kembali mengingat-Nya, mencari-Nya, mendekati-Nya, saat berada dalam kesulitan/kesempitan. Apabila kita tidak ingin, diingatkan oleh Allah melalui ujian kesempitan, ujian kesusahan, maka ingatlah Allah selagi kita berada dalam kelapangan dan kemudahan. “Kenalilah Allah disaat lapang, niscaya Allah akan mengenalimu disaat sempit.” (HR. at Tirmidzi).

    Semoga kita selalu bisa menjaga hubungan dengan Allah, aamiin
    Dari Abu al-Abbas Abdullah bin Abbas ra, beliau berkata, “Suatu saat saya berada dibelakang Nabi saw, kemudian beliau saw berkata, “Wahai ananda, aku ajarkan kepadamu pelajaran, (yaitu) Jagalah Allah, niscaya dia akan menjagamu, jagalah Allah niscaya Dia akan selalu berada dihadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah. Ketahuilah sesungguhnya jika satu umat berkumpul untuk meminta manfaat sesuatu kepadamu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu, niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali musibah yang telah Allah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering.” (HR. Tirmidzi)

  16. dewi yana
    dewi yana February 8, 2013 at 8:59 am | | Reply

    Memang tidak sedikit dari kita yang tidak mampu menghargai keberadaan Allah dikala senang, disaat lapang, dan baru kembali mengingat-Nya, mencari-Nya, mendekati-Nya, saat berada dalam kesulitan/kesempitan. Apabila kita tidak ingin, diingatkan oleh Allah melalui ujian kesempitan, ujian kesusahan, maka ingatlah Allah selagi kita berada dalam kelapangan dan kemudahan. “Kenalilah Allah disaat lapang, niscaya Allah akan mengenalimu disaat sempit.” (HR. at Tirmidzi).

  17. muhammad subhan
    muhammad subhan February 8, 2013 at 9:32 am | | Reply

    Astagfirullah… emang kadang ada yang disentuh dengan cara yang agak keras baru sadar.. ampunilah kami ya Allah, berilah kesadaran kepada kami di kala lapang. Amin

  18. esta lestary citiy
    esta lestary citiy February 8, 2013 at 12:10 pm | | Reply

    aamiin

  19. nurlaila
    nurlaila February 8, 2013 at 1:44 pm | | Reply

    Kenapa aku masih suka melupakanMu..padahal apa yang aku nikmati saat ini adalah karuniaMu..

  20. nUrul Izzah
    nUrul Izzah February 9, 2013 at 7:09 am | | Reply

    Tad, apa kalo di sekitar qt ada kemungkaran tp kita mendiamkan saja,kita bs kena bala

  21. rikha nurhasanah
    rikha nurhasanah February 10, 2013 at 2:07 am | | Reply

    subahanallah, astagfirulloh
    makasih ustadz sudah mengingatkan

  22. rahmi
    rahmi February 10, 2013 at 7:44 am | | Reply

    makasi ustadz, ingatan buat diri yg sering lalai..
    ingat Allah setiap saat

  23. Y@Y@
    Y@Y@ February 12, 2013 at 2:20 am | | Reply

    Disaat susah-riweh-mumet kita mudah mengenal Allah …

  24. alvhita
    alvhita February 13, 2013 at 11:07 am | | Reply

    Pa ustad kalo pengen curhat ama pa ustad gimana caranya ya

  25. Rania
    Rania February 14, 2013 at 2:52 am | | Reply

    Alhamdulillah, ustadz
    Sudah diingatkan :)

Please comment with your real name using good manners.

Leave a Reply

facebook like