Yusuf Mansur

Mencintai Rasulullah

 

 

Yaa Rosuulawllooh… Salaamun ‘alaik… Yaa Nabiyawllooh… Salamun ‘alaik… Sholawaatuwllooh ‘alaik…

Yaa Allah… Jangan izinkan Nabi-Mu melihat kami ummatnya, lemah… Ribut… Bertikai… Jelek adat… Tinggi ati… Bodoh… Miskin…

Duhai Allah… Yang Sangat Mencintai Nabi Akhir Zaman… Jangan Engkau izinkan Nabi-Mu melihat kami ummatnya, berlumuran dosa dan maksiat…

Izinkan kami bershalawat… sepenuh hati dan kecintaan kami… kepada sosok yang semoga kami bersamanya di Surga-Mu…

Di malam ini dan juga di malam-malam berikutnya, juga di pagi, siang, dan petang, hingga Engkau memanggil kami…

Berjanjilah engkau wahai diriku… Untuk menjadi ummatnya yang terbaik, dan menjadikan yang lain juga ummat terbaiknya.

Sholluu ‘alannabiyy… Habiibil Mushtofaa… Muhammad ibni ‘Abdillaah…

Sholli wasallim ‘alaa Rosuulillaahil Kariim… Muhammad Nabiyyinaa ash-Shoodiqil Wa’dil Amiin.

Sebagai wujud terdekat, wahai diriku, tidurlah malam ini, dengan sepenuh-penuhnya sunnah Nabimu… Semampumu…

Semoga Allah membuatmu wahai diriku… Bisa mencintai Nabi… Dan dicintai Nabi…

Nabi bersabda… Man ahyaa sunnatii… Barangsiapa yang menghidupkan sunnahku… Faqod ahabbanii. Sungguh dia mencintai diriku…

Dan Nabi melengkapi… Wa man ahabbanii… dan barangsiapa yang mencintai diriku… Kaana ma’ii fil Jannah. Dia akan bersamaku di Surga.

Teriring sholawat dan salam, untuk Para Nabi dan Rasul, shalawat terbaik menurut Ilmu Allah…

Jadilah seperti mereka-mereka yang mencintai Nabi Muhammad… rinduku juga untuk mereka yang menjaga Ajaran Nabi.

Di balik sunnah, ada kejayaan. Sholluu ‘alannabiyy… mari bershalawat kepada Nabi Muhammad, Kekasih Allah, Nabi Akhir Zaman.

Minim-minim 100 shalawat… Yuk… Kita kirimin ini hari dan hari-hari seterusnya dalam hidup kita. Kalo perlu ni hari 1000 shalawat dah. Ajak keluarga dan kawan-kawan.

Exit mobile version