Menguatkan Hafalan Qur’an

Catatan Saya

Buat pemula. Dan juga bahkan buat ustadz-ustadz senior. Para senior yang levelnya muhaafizh-muhaafizhah. Para penerima setoran hafalan qur’an. Ngafal ulang, alias muroja’ah, dengan cara:

1. Ditemani buku dan pulpen. Tulis-tulis yang dihafal. Clue-nya aja. Petunjuknya aja. Potongan ayat yang senyamannya, yang sekiranya bisa jadi patokan.

2. Sekalian dihafal nomor ayat sama halaman.

3. Dicatat ayat-ayat yang serupa-serupa yang memungkinkan tebolak-tebalik.

4. Diperhatikan terjemahan tiap kosakata ayat.

5. Membuat catatan-catatan tadabbur dan hikmah yang didapat. Lalu, membagikannya ke orang-orang terdekat, minimal orang-orang rumah atau kawan sekelas, sekantor, seasrama.

Maka ini akan menguatkan hafalan banget.

Dan masuklah kita ke bukan hanya membaca Qur’an. Tapi melainkan juga mempelajari dan mengajarkannya. Levelnya beda. Skornya beda. Bonusnya beda. Impact-nya beda. Pengaruhnya beda. Pahala dan kebaikannya beda. Lebih-lebih lagi dari sekedar membaca.

Abis itu, doa dah. Pake bahasa Indonesia aja. Wuah… InsyaaAllah dah banyak kabulnya. Doain juga semua kaum muslimin-muslimat sedunia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: