• home ym com


Nganter Ibu

@danuardik menulis di twitter: Jikalau Allah memberikan amanah kesibukan seperti ustad @Yusuf_Mansur ,sy jd bertanya sm diri: sempetkah nanti nganter2 ibu?”.

Nah, nganter ibu, mengiyakan keinginan ibu, memerhatikan ibu, justru itulah yang membuat saya bisa “memiliki” kesempatan “memiliki” hotel.

Hotel itu kemudian dijadikan hotelnya patunganusaha.

Saya diminta ibu nganter ke ibu angkatnya. Siapa sangka, di kediaman ibu angkatnya ibu saya, malah ketemu Pak Haji Sulhan, yang kemudian berbuah hotel itu.

Adalah adik saya, Ridho, yang mengatakan kepada saya:

“Ka, alhamdulillaah tuh. Nganter ibu, dapat hotel dari Allah”.

Coba denger audio patunganusaha, download iklan patunganusaha, dan artikel patunganusaha, diĀ www.patunganusaha.com.

Ada kisah ini.

Semoga sahabat-sahabat semua lebih baik daripada saya dalam menjamu ibu.

kasih-sayang-ibu

You may also like...

8 Responses

  1. Listiani says:

    Ridhonya ibu adalah ridhonya Allah, semoga saya dapat menjamu dan melayani ibu saya dengan baik disisa umur beliau. Aamiin

  2. yana dR says:

    Saya sangat tersentuh lihat foto dan artikelnya ustad, utamanya karena sy belum bisa menyenangkan ibu secara materi.walaupun hanya baru di niat,semoga Alloh mewujudkannya secepatnya.

  3. Putri says:

    Assalamu’alaikum ustad, bagaimana jika ibunda telah tiada?

  4. annisa says:

    apapun yang aku beri ke ibu ku ga akan pernah sebanding dengan apa yang uda ibu beri buat aku

  5. yeni says:

    Semoga setiap muslim & muslimat dimanapun berada dapat membahagiakan Orang Tuanya terutama Ibunya. amiin Ya ROBB.

  6. yeni says:

    Semoga ALLAH membahagiakan semua Ibu (khususnya yang muslim) dimanapun
    mereka berada. amiin YA ALLAH.

  7. yeni says:

    Saya ingin bercerita semoga bermanfaat dan dapat memotivasi kita untuk
    beribadah kepada ALLAH dengan menyayangi Ibu karena ALLAH.

    Kurang lebih ceritanya demikian :
    Saya punya teman (sudah almarhum pada bulan Romadhon yang baru berlalu),
    yangmana Beliau sangat sayang pada Ibunya (Ibunya sudah almarhum INSYAALLAH Khusnul Khotimah) juga pada keluarganya dan teman-temannya. Temen saya meninggal pada hari Jum’at pagi di bulan Romadhon saat berangkat kerja hendak mampir ke masjid untuk sholat subuh berjamaah. dan pada hari kamis malam jum’at selesai mengadakan acara Nuzulul Qur’an (Beliau sbg Ketua Panitia) dan setelah menyenangkan anak2nya & anak2 saudara2nya..

    Mungkin bukti bahwa Beliau(Almarhum) sangat sayang pada Ibunya(Almarhum) sebelum Ibunda Beliau meninggal pernah bicara pada kakaknya bahwa Dia (Ibunya) sudah siap kalau mau diambil ALLAH karena sudah puas. Mungkin
    puas yang dimaksud adalah puas disenangkan oleh anak-anak Beliau (diantaranya oleh temen saya Almarhum).
    Beberapa hari setelah Alarhum Ibu tersebut bicara seperti itu meninggal dunia pada saat mengikuti acara perlombaan ceramah dikecamatan. Setelah Beliau ceramah dikasih kesempatan pertama karena Beliau sudah Tua dan Tema yang sampaikan adalah Keluarga Sakinah, setelah kembali ke tempat duduk Beliau terjatuh lalu meninggal dunia.

    Jarang saat sekarang ini ada orang tua yang sudah merasa puas disenangkan orang oleh anak-anaknya. Tapi ALmarhum Ibu temen saya (almarhum) sampai mengucap kata puas.
    Betapa bersyukurnya Beliau telah disenangkan oleh anak-anaknya, sampai bisa mengucap kata Puas.

    Maaf ceritanya panjang. semoga bermaanfaat untuk dunia & akhirat pembaca. amiin YA ROB.

  8. Faiz says:

    Subhanallah…
    Nganter ibu..?

    Teringat beberapa bulan lalu, untuk pertama kalinya saya MAU untuk mangantarkan ibu saya… Setelah puluhan tahun terus membantah dan melukai hatinya.. Belasan tahun berjibaku dengan dunia usaha menggunakan otak dan kecerdasan saya… Hasilnya ???… Hancur… Rugi 700 juta… Hampir gila…!!

    Namun, sekejap mata dengan menuruti satu saja kemauannya… Hidup saya berubah… Karenadi tempat itu Allah membuka lembaran baru untuk hidup saya…

    Subhanallah… I love u mom…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.