Pangan

sedekah produktif

 

Jangan ada ketergantungan pangan terhadap apapun dan siapapun. Bahkan terhadap ikhtiar. Jangan. Kecuali pada Allah. Allah Yang Memberi Makan.

Ikhtiar harus kita jadikan ikhtiar. Jangan dijadikan Tuhan. Sebab ikhtiar bukan Tuhan. Tuhan kita itu Allah. Tuhannya Alam Semesta.

Allah Yang Memberi Makan semua makhluk-Nya. Sesemesta. Allah Menjamin-Nya. Karena itu, bersyukurlah dan taatlah kepada-Nya.

Jangan sampe kita lalai. Lupa. Apalagi sampe menyengaja tidak menyembah-Nya. Sebab jika Allah tidak berkehendak memberi makan?

Jika Allah sudah menutup pintu makan, maka siapa yang dapat memberi kita makan? Ga bakalan ada.

Jangan sombong dengan swasembada pangan. Apalagi dengan kemampuan import. Jangan. Merendahlah di hadapan Allah.

Bila kondisi sulit tidak kunjung membuat manusia bumi yang butuh makan, ingat Allah, perlu Allah, maka bisa jadi akan bertambah sulit.

Apalagi bertambah dengan dosa-dosa kepada-Nya, kepada sesama, dan juga pada alam-Nya. Makin menambah kita pantas dibikin sulit pangan.

Pemakaian pupuk yang membunuh milyaran makhluk Allah, misalnya. Yang justru dibutuhkan manusia. Ini aja udah dosa yang ga disadari.

To be sambunged…

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

facebook like