Pasrah dan Tawakal, Ilmu yang Pamungkas

 

tawakal dan pasrah

 

Pasrah dan tawakal. Ini ilmu pamungkas. Senjata terakhir. Sebagiannya pake duluan.

Meski pasrah dan tawakal, ga boleh berhenti berusaha. Usaha mah ya terus aja. Tapi hati dan pikiran, udah siap dengan kenyataan paling buruk dan kenyataan paling pahit.

Dan ga disebut pasrah dan tawakal, jika masih teriak-teriak. Ga usah teriak-teriak. Ga usah ngeluh. Ga usah marah-marah dengan keadaan. Ga usah nyalahin siapa-siapa.

Dan stop nyari manusia. Percuma juga. Ga ada yang bisa bantu. Tar makin sakit. Berdamai aja dengan masalah. Berdamai dengan segala problem yang ada. Terimain aja. Ikhlas aja. Semua udah diatur Allah. Allah pasti atur yang terbaik. Kesudahannya pasti baik. Bahkan teramat baik. Doa saya untuk semuanya.

You may also like...

5 Responses

  1. Yayah Rokayah says:

    InshaAllah ustadz

  2. Endah says:

    Amiinn ya robb
    insya allah aku terus berusaha tanpa menyerah
    Semoga allah ngasih kesabaran yg tiada batasnya amiinn

  3. “Berdamai aja dengan masalah. Berdamai dengan segala problem yang ada. Terimain aja. Ikhlas aja. ”
    Tadz maksud kalimat ini apa ya?
    boleh dong di jelasin… bisa lewat postingan…

  4. yustina n says:

    Assalamualaikum
    Artikel diatas sungguh seperti menampar saya, dimna setiap ada masalah, selalu teriak sana sini, nyalahin orang lain. Thank you pak ustadz untuk tulisan2 yang sangat menginpirasi, semoga melalui media ini bisa menjadi berkah buat pembacanya.wassalam

  1. Oct 13, 2015

    […] yusufmansur.com […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

facebook like