Pesantren itu Tempat Terbaik

 

IMG-20150605-WA0015

 

Sesuai dengan pengalaman saya, baik ketika sebagai santri maupun ketika memiliki santri, dan mengelola santri, pesantren itu tempat terbaik buat pendadaran. Sebenarnya it’s not talking about content. Ini bukan bicara tentang content, tapi mempersiapkan anak gitu loh.

Mereka akan berhadapan dengan banyak kesusahan, mereka akan berhadapan dengan kesulitan, mereka akan berhadapan dengan banyak karakter. Mereka akan banyak berhadapan dengan banyak ketidaknyamanan. Dan itu bagus buat anak-anak di masa yang akan datang. Itu yang saya liat tentang dunia pesantren.

Sebuah dunia yang kalo gurunya terlalu hebat, ustadz/ustadzahnya terlalu hebat, sekuritinya terlalu hebat, pesantrennya terlalu hebat, kemudian orang-orang tuanya terlalu hebat, apalagi dia invest teruuus dalam semua kejadian dan semua peristiwa, biasanya anak-anaknya malah ga jadi hebat. Kalo pun hebat, dia bakal ditepokin sekali doang. Eee… hebat. Juara, gitu doang. Tapi dia tidak akan jadi juara kehidupan.

Sama seperti seorang anak. Saking sayangnya sama tuh anak, kita lepas aja tuh anak. Biar aja dia gedabag, gedebug, benjal, benjol, jatuh sana, jatuh sini. Ga usah dipegangin, lepas aja. Konyol ga? Tentu saja tidak dilepas… Kita awasi, kita liat, sampai tidak bahaya. Kita kan dikasih karunia oleh Allah untuk mengetahui hidup. Tapi jangan baru jatuh sedikit, aduuuh….aduuuh….kenapa sayang. Ya, kalo begini ga bakal jadi anak gede nih.

Kalo mau cepet jalan, harus sering dilepas. Kalo titah… titah… itu anak kecil dipegangin. Balik lagi dipegangin. Udah lama itu. dia ga akan berani jalan, ga akan berani berlari. Dia akan senantiasa menunggu pegangan tangan kita. Pegangan tangan-tangan orang sekitarnya. Ga keren dah.

Anak berantem, dia ngadep pada kita. Ngadep pada kita, kita bantu. Ngadep pada kita, kita bantu. Ngadep pada kita, kita bantu. Demi Allah ya, sampai nanti udah punya anak pun, dia masih akan datang ke kita.

Pesantren, kalo mau sempurna, yaitu menjadi tempat pendadaran. Kalo saya pribadi ya, no worry ya. Tentang nilai, tentang tata nilai.

Yang perlu diperhatiin, anak siap ga nih buat hidup akan datang? Untuk mengarungi hidup sesungguhnya, siap ga nih?

Nah, ketika dia telah bertemu dengan beragam kesulitan, beragam kesusahan dan tentu juga sudah bertemu dengan beragam kesenangan. Yang pastinya ga mungkin susah terus. Colour full lah, ya kan? Maka anak-anak itu akan menjelma menjadi anak-anak yang arif.

Ketika dia keluar, melek, ooh… Udah biasa. Karena warnanya ga satu tune doang. Colour full. Gitu deh pengalaman saya sebagai santri dan sebagai pengelola santri, pengasuh santri.

InsyaaAllah apalagi dengan didukung doa-doa yang tiada henti dari semua stag holder. Saya tidak menyebut orang tua saja, tapi dari semuuua, sampe-sampe kalo tetangga kanan kiri pesantren, ikut mendoakan wiiiz, keren…

Donatur-donatur pesantren yang anaknya tidak ikut disitu tapi ikut mendoakan, wah tambah keren lagi. Apalagi kalo orang-orang tua yang anaknya ada di pesantren, juga bener-bener pagi siang malem. Dan bukan mendoakan anak-anaknya saja, tapi buat anak-anak yang lain, baik di Daarul Quran maupun di pesantren yang lain.

Mendoakan guru- gurunya, apapun kejadiannya, apapun peristiwanya mudah-mudahan menjadi pembelajaran. Keren banget… Insya Allah deh, kapan-kapan saya mau cerita tentang pernak pernik dan kearifan dunia pesantren.

InsyaaAllah. Ma kasih.

You may also like...

6 Responses

  1. Mazz Eka says:

    Sya belum pernah nyantren, tpi setiap kali denger dunia pesantren sya selalu tertarik…
    Pengen jadi santri tpi udah tua, ya berdoa saja semoga anak sya bisa masuk pesantren yg bisa menjadikan santri2nya mulia dunia akherat. Aamiin…

    • Admin says:

      Aamiin. Alhamdulillah walau bapak mengaku sudah tua, tapi bapak masih punya semangat untuk mengaji dan belajar. Buktinya, masih punya keinginan jadi santri.

  2. Ainun jariah says:

    Assalamua’alaikum, peluang bisnis bersama Ustadz Yusuf Mansur yaitu Paytren, dengan menggunakan HP android/gadget anda bisa menghasilkan bonus dan cashback. U info pendaftaran hub sms/wa 081380853500, bbm 5A26E01D

  3. Mardiyana says:

    Saya pengen banget punya anak jd penghafal alquran dan pengen banget masukin ke pesantren pak ustadz yusuf mansyur, tapi kendalanya di biaya pasti mahal masuk ke pesantren pak ustadz yusuf mansyur

  4. ami lastari says:

    Dari dulu pengen pesantrenin anak..dia umurny baru 6th…tp kepentok sama biaya..
    Ada lowongan kerja di pesantren untuk saya agar bisa pesantrenin putri saya…bekerja apa saja mau..tolong jalan keeluarnya…trima kasih

  5. Rohenah says:

    Assalaamu’alaikum wr…wb…

    Apalagi yang ditunggu,
    Untuk bergabung bersama Ustadz Yusuf Mansur

    Jika kita ingin sukses kenapa belum bergerak juga
    Jika ingin berhasil kenapa ragu untuk mencoba

    Disini, hanya disini anda bisa menjalankan usaha tanpa mengganggu pekerjaan utama anda, bisa dilakukan dimana saja dan oleh siapa saja, apapun profesi anda hanya melalui handphone anda,
    Anda bisa melakukan berbagai transaksi seperti :

    1. Isi pulsa, Token, pulsa data
    2. Booking Tiket Pesawat dan kereta api
    3. Bayar BPJS, PLN pasca, PDAM, Spedy dan Cicilan Kendaraan Anda
    4. TV Berbayar dan Voucer TV dan masih banyak lagi.

    Hanya lewat Hp saja

    Selain itu ada banyak bonus dan ada sedekah di setiap transaksi.

    Mau…?
    Bergabung dan jalankan bisnisnya
    Bersama kita bisa sukses berjamaah
    Bersama Ustadz Yusuf Mansur.

    http://bestpaytren.com/enahadhni

    Silahkan hubungi :
    ENAH
    WA:+886983819452
    bbm:56122DBC
    Semoga jadi berkah bermanfaat bagi kita semua

    Selamat Bergabung Semoga Sukses Berjamaah. Aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

facebook like