Yusuf Mansur

Polwan Resmi Diizinkan Berjilbab

 

Alhamdulillah, Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) telah mengizinkan Polwan untuk mengenakan jilbab. Wakil Kepala Polri Komjen (Pol) Badrodin Haiti telah menandatangani Peraturan Kapolri soal Polwan yang diperbolehkan menggunakan jilbab.

Mulai Selasa (24/3), Polwan di seluruh Indonesia diperbolehkan mengenakan jilbab. “Iya, sudah ditandatangani, kemarin,” ujar Badrodin melalui pesan singkat, Rabu (25/3) sore.

Kebijakan tersebut diketahui tertuang dalam surat keputusan Nomor KEP/245/III/2015 yang merupakan perubahan atas surat keputusan Nomor SKEP/702/IX/2005 sebelumnya tentang aturan penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri. S-Kep sebelumnya hanya berlaku di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

“Sejak awal POLRI tidak pernah melarang polwan memakai jilbab. Hanya saja aturan jilbab itu perlu diatur kembali dalam SKEP No. 702 tentang Sebutan, Penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri,” jelas Kepala Biro Penerangan Polri, Brigjen Pol Agus Rabu (25/3).

Menurut Agus, jilbab yang dikenakan oleh Polwan harus sesuai dengan Keputusan Kapolri tersebut.

Salah satu aturan dalam surat keputusan tersebut menyatakan bahwa jilbab yang dipakai adalah model tunggal polos atau tanpa emblem.

 

(Sumber news: http://www.islamedia.co,  https://www.islampos.com)

(Sumber image: http://www.sipirok.net)

 

Exit mobile version