Yusuf Mansur

Qurban Penarik Becak

 

 

Sungguh mulia bapak penarik becak ini. Semoga kita bisa meneladani perbuatannya.

“Alhamduillah, kulo tiyang mboten gadah, tesih saget qurban (Saya orang miskin masih bisa qurban),” kata Bambang usai menyerahkan sapi qurban seharga Rp 13 juta ke masjid di lingkungannya.

Bambang menuturkan, uang yang dia gunakan adalah hasil pendapatan setiap hari penghasilannya menarik becak selama lebih dari 5 tahun

Ia sehari-hari berangkat narik sekitar pukul 06.00 sampai pukul 12.00.

Dalam satu hari, biasanya dia mendapat hasil Rp 20.000-Rp 50.000. “Ya kadang Rp 20.000, kalau pas ramai bisa Rp 50.000,”

Ia juga mempunyai dua pelanggan tetap, yaitu seorang pelajar SDN Pakuncen dan SMPN 5 Pasuruan.

Bambang menabung sebagian hasil nariknya di kotak penyimpanan di jok becak miliknya.

Uang pembelian sapi qurban selain dari hasil keringatnya juga dibantu istrinya Mahmuda (46), yang bekerja sebagai tukang pijat.

 

Sumber: @QUIS_DAQU

Exit mobile version