Resensi Kun The Winner: What Is The Winner?

Resensi Kun The Winner

Oleh: Ani Pujilestari (TN1133269) – Peserta Fast Track Penulisan Paytren Academy

Penulis: Ustadz Yusuf Mansur

Jumlah Halaman: 87

Tahun Terbit: 2014

Resensi Kun The Winner
buku “Kun The Winner”

Doa mengawali buku ini:  Allahumma lakal hamdu wa ilakal musytakaa wa antal musta’aan la haula walaa quwwata illa billaahil aliyyil adziem.

“Ya Allah segala puji bagi-Mu hanya kepada Engkau-lah tempat mencurahkan segala isi hati dan Engkau adalah Sang Penolong dan tidak ada daya dan kekuatan apapun jua selain daya dan kekuatan yang datangnya dari Engkau Tuhan yang Maha Tinggi ddan Maha Agung.”

Doa ini menyadarkan kepada kita agar senantiasa rendah hati. Sehebat apapun kita, sekuat apapun tanpa kekuatan dan ridlo Allah, kita bukanlah siapa-siapa, kita tak mampu berbuat apa-apa tanpa pertolongan dan bimbingan Tuhan yang Maha Kuasa.

Refleks The Winner

Seorang the winner itu refleksinya selalu Allah dulu, Allah lagi dan Allah terus. Musibah menimpa, the winner akan tetap bersyukur. Menemui kesulitan bersyukur juga. Pokoknya pantang mengeluh dengan sesama manusia, yakin bahwa setiap musibah yang menimpa kita ada hikmah besar dibalik itu. Bahwa setiap musibah, bencana, adalah ujian bagi kita, sampai sejauh mana kekuatan kita dalam menghadapi segala ujian. Maka apabila kita pandai bersyukur, Allah hadiahkan ke kita kenikmatan, keberkahan dalam hidup.

Sejak Nabi Adam hingga Nabi Muhammad, semua mendapat ujian dari Allah, Ujian demi ujian merupakan proses penggodokan mental agar menjadi pribadi yang kuat, tangguh dan pada akhirnya menjadi manusia pilihan, teladan, khalifah fil ard.

Kita telah diberi contoh oleh Nabi-Nabi terdahulu bagaimana menghadapi peliknya kehidupan. Kita tinggal copy paste bagaimana mencari solusi apabila sedang diuji. Allad dulu, Allah lagi dan Allah terus. Ya sandaran kita hanyalah Allah. Tempat curhat, tempat mengadu kita hanya pada Allah. Yang memberi kekuatan juga Allah. The winner sejati adalah mereka yang menggantungkan hidupnya pada Allah. Sendiri membuat keputusan itu tidak ada. Semua bersama Allah. Dalam menghadapi persoalan hidup, basic-nya adalah shalat, doa dan sedekah.

Resensi Kun The Winner

Langkah apa saja untuk menjadi the winner? Dalam buku kecil berjudul Kun The Winner karya Ustadz Yusuf Mansur yang lebih akrab dikenal UYM ini, memaparkan langkah menjadi the winner. Langkah pertama adalah Yakin. Sehebat apapun usaha tanpa keyakinan bahwa segalanya tak lepas dari campur tangan Allah, maka akan sia-sialah usaha tersebut. Jika ikhtiar kita tidak disandarkan pada Allah maka kesuksesan yang kita raih menjadikan pribadi yang sombong dan takabur, merasa keberhasilan adalah hasil jerih payah, bukan karena Allah. Ingat Qur’an Surat Yasin ayat 82 “

Langkah kedua adalah berani mimpi, dan menceritakan mimpinya kepada Allah. Mimpi adalah sesuatu yang sangat penting dan krusial. Mimpi ibarat bahan bakar bagi sebuah kendaraan. Bagaimana mungkin sebuah kendaraan bisa berjalan tanpa bahan bakar? Buku ini menceritakan bagaimana UYM begitu gigih membangun sebuah mimpi. Beliau memotivasi pembaca untuk mewujudkan impian besar.

Langkah ketiga adalah doa terus dan teruslah berdoa. UYM memberikan formula 7D dalam berdoa. Apa itu 7D?  Simak dan baca buku kecil UYM yang berjudul Kun The Winner maka pembaca akan menemukan kedahsyatan dalam doa.

Langkah terakhir adalah aksi nyata. Kapan seorang the winner harus melakukan aksi nyata? Jawabannya adalah setelah berdoa. Setelah berdoa,  Allah  akan bombing kita. Dengan demikian langkah action  kita adalah hasil dari konsultasi pada Allah bukan semata-mata apa yang ingin kita lakukan.

Setelah membaca resensi Kun The Winner ini tertarik membaca bukunya?

Silakan dapatkan di: https://shopee.co.id/KUN-THE-WINNER-i.38307556.614117674

Artikel Terkait: http://yusufmansur.com/kun-the-winner-wa-laa-takun-the-loser/

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: