Resensi #Doa: Berdoalah Maka Allah Akan Wujudkan

Resensi #Doa

Oleh: Yuliyanti (TN0560682) – Peserta Fast Track Penulisan Paytren Academy

Judul Buku : #Doa

Penulis : Ustadz Yusuf Mansur

Jumlah Hal : 197

Tahun Terbit: 2013

Resensi #Doa

Buku #Doa karya Ustadz Yusuf Mansur yang kerap dipanggil (UYM) merupakan buku pentalogi twitbook. Pada halaman awal menceritakan tentang kemalasan, kefakiran ilmu, dan iman. Siapapun orangnya semoga setelah membaca ini bisa bertambah rajin. Anda bisa meminta apa saja. Simpel. Tinggal datang ke Allah, lalu sebut saja maunya apa. Pengen punya mobil?”

“Ya Allah, saya ingin punya mobil.”

Kita harus mendahulukan doa yang disenangi Allah. Bacaan hamdallah (puji-pujian), istighfar (minta ampun) maupun salat dan sedekah. Allah itu Maha  luar biasa … doa yang bercanda atau yang tidak diucapkan pun di kabulkan.(halaman 1-5)

Ustadz Yusuf Mansur mengisahkan fase hidupnya. Ibundanya memberi doa, kebetulan ada asmaa-ul husnaa yang UYM butuhkan. Keutamaannya termasuk membuka hati yang beku, keras, membuka pintu jodoh, rezeki, yang biasa maksiat, bikin dosa bisa tobat dan beribadah berjamaah di masjid. Begitu pun dengan doa yang dipanjatkan akan kembali lagi kepada yang mendoakan. (halaman 6-7)

Cukuplah Allah sebagai pelindung, penolong. Tiada daya upaya kecuali daya upaya-Nya Allah. Sebaiknya doa itu dibaca berkali-kali, minim sekali setelah salat fardhu. Tapi zikir sehabis salat dibaca dulu, sebagai penghantar terkabulnya hajat. Anda bisa menetapkan ini sebagai kedisiplinan diri. (halaman 8-9)

Doa untuk orang lain, untuk diri sendiri, untuk semua kebaikan dunia akhirat yang diinginkan. Teriring salawat untuk Rasulullaah shollaa’alaih. Berdoa, minta doa, dan mendoakan saling berkaitan. ( halaman 10-13)

Terbaik

            Sebaik-baik kalian yang belajar Al-Qur’an, itu hadits Nabi, terbaik bukan sekadar ukuran manusia, tapi ukuran Allah. Hadiahkan pula hafalan Qur’an sesuai umurnya, misalnya Ayah ultah yang ke 56 dan Ibu ultah yang ke 55, hadiahkan masing-masing hafalan Al Waqi’ah, Ar Rohman surah ke-56 dan 55. Begitu pula buat pasangan yang sudah menikah dan ingin punya anak.“Surah Maryam atau yusuf ini, hadiah untuk Engkau ya Allah, agar Engkau mengizinkan dan membuatku hamil.”

             Ustadz Yusuf Mansur saking cintanya pada Al-Qur’an Beliau pun bermimpi ingin mempunyai Presiden RI besertapara gubernurnya, bahkan di geladak kapal perang induk nanti, berdiri seorang Panglima TNI yang hafal Qur’an, sebagai imam saat salat tarawih. (halaman 15-20)

             Membaca Al-Mulk menjelang tidur, seperti memasang mesin hidup bagi tubuh. Biarlah ia bekerja di saat kita tertidur, lalu membangunkan kemuliaan kita.

Baca Surah Apapun

             Apapun surah yang dibaca, semua sama-sama hebat. Semuanya jadi pelindung di hari akhir. Tetapi, masing-masing ada keistimewaan tersendiri. Termasuk QS 67 AL-MULK. Kalau dibaca malam hari sebelum tidur, insyaaAllah di alam kubur kita dibebaskan dari siksa dan tidak akan diribetin dengan pengadilan kubur.Ustadz pun menceritakan bahwa ada seorang Ibu yang suaminya ingin hafal Al-Mulk, dengan alasan siap-siap kalau dipanggil Allah, di tubuhnya ada surah tersebut. Siapa tau benar-benar bebas siksa kubur tuturnya.

            Dalam hitungan hari, sang suami berhasil menghafal surah ini. Tidak lama kemudian,  jatuh sakit. Selama sakit, Al-mulk menemaninya. Kala ajal menjemput, suaminya dalam keadaan membaca surah tersebut. Subhaanallaah….surah itu adalah salah satu nama yang terkait dengan Diri-Nya, hingga tak ada satupun padanan kata lain yang sepadan. Karena ini menyangkut Allah SWT. Sebaiknya tidur pun berbalut wudu … maka menghadap Allah dalam keadaan suci ditambah baca surah QS 67 Al-mulk. (halaman 24-27)

            Orang sakit sebaiknya membaca Surat Al-Baqarah. Bagi yang belum punya keturunan sebaiknya membaca QS  Maryam baca artinya juga. Buat yang belum berjodoh baca surah yaasiin dan Ar-Rohman sembari dibaca artinya. Insyaallah dimudahkan jodohnya. Iya, sebaik-baiknya hafalan adalah menghafal Qur’an. Kedhasyatannya, keampuhan akan mengangkat derajat dunia akhirat. Karena yang menurunkan Al-Qur’an yang punya dunia.(halaman 29-37)

Apa Yang Anda Inginkan?

               “Apa yang diinginkan?”

Bawa semua keinginan ke atas sajadah. Mintalah dengan sungguh-sungguh pasti Allah, mengabulkan, tidak ada yang tidak terkabul.

            “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka( jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi( segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”( QS Al- Baqarah:186)  

Kemampuan kita meminta, tidak setara dengan kemapuan Allah, mendengar dan menjawab doa kita. Bahkan semua amalan, membuat doa kita lebih memungkinkan untuk dikabulkan. Lalu, ada kedhasyatan apa dalam surah AL-ISRA ayat 18,begitu pun dengan surah  Asy-syuuroo ayat 20 itu?” (halaman 41-53)

 Layaknya mau ke mekkah, doakan orang lain untuk urusan dunia akhiratnya. Konsep sama di setiap doa: mujahadah( sungguh-sungguh) dan mudawamah (terus-menerus) jadikan riyadhoh, niatin tambah ibadah yang lain, saat kondisi iman tidak lemah ( futur) salat sunnah, doa, juga ibadah. ( halaman 55-62)

              ”Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari neraka yang bahan-bahan bakarnya: manusia dan batu (berhala)…”(QS At-Tahrim ayat 6)

            “Nah, ucapan tasbih itu, subhaanallaahi walhamdulillaah, luar biasa fadhilahnya.

Dalam buku ini Ustadz juga mengisahkan tentang masa pembelajaran sewaktu kecil sudah belajar bekerja keras. Rasulullah pernah bersabda … Tamla-u maa bainas samawaati wal ardh…(yang artinya memenuhi langit dan bumi). MasyaAllah.( halaman 74-83)

Saat Ustadz berperan layaknya seorang lelaki, suami, anak, maupun sebagai ayah. Pengenalan masjid sejak dini kepada Putra Putrinya patut di contoh. Orang tua harus mengenalkan Allah dan Qur’an kepada anak sedari kecil. (halaman 90-92)

Allah Akan Mengangkat Derajat

            Sungguh Allah akan mengangkat derajat siapa saja yang mau menuntut ilmu, belajar dengan sungguh-sungguh, sebab, Allah suka dengan mereka yang berilmu. Sikap sabar dalam semua penderitaan, kekurangan pun tidak berpaling dari-Nya. Tetap bersyukur  sabar, ikhlas tawakal dan ridho pada ketetapan-Nya, menjauhi larangan makan rezeki yang haram dan berakhlak.

              Ustadz Yusuf  Mansur menuliskan, jadikan subuhmu berbeda dan bermanfaat untuk orang banyak.Sebaik-baiknya malu adalah malu berbuat maksiat, malu sedikit amal, hidup pun tidak bermanfaat. Al Harakah … Fiihal barokah…(yang artinya dengan bergerak, banyak berkah). Pemuda harus menunjukan ke orang tua bahwa merea pun layak mendapatkan peran.

            Selamat hari sumpah pemuda, raihlah prestasi. Buat pemuda-pemudi, muslim atau non muslim berikan yang terbaik untuk bangsa dan negara. Begitu pun muslim-muslimah jangan jauh-jauh dari masjid, ilmu pengetahuan baik Al-Quran, sunnah, akhlak dan prestasi pun harus lebih baik lagi. (halaman 104-117)

Allah memerintahkan malaikat berkumpul di majelis ilmu. Kemudian, malaikat meneruskan curahan rahmah bagi orang yang mencari ilmu di jalan-Nya. Barang siapa berani meninggalkan duniawi untuk Allah, berani memaksimalisasi ibadah untuk-Nya, insyaAllah ada lompatan besar pada perubahan hidup. Ustadz juga menuliskan untuk orang yang cinta masjid di shof pertama atau di belakang sajadah imam maka, di situlah proposal kehidupan dan segala keperluan dibawa.( halaman 126-133)

Resensi #Doa untuk Anda

Bila Kita meninggalkan dunia yang fana ini, mudah-mudahan Allah mengampuni dan menutup semua kesalahan-kesalahan, maupun dosa maksiat kita. Allah menggelar hari hisab. Allah juga menghutung seagala amal. Jagoan-jagoan dunia yang dulu menguasai hukum dan keadilan tidak akan ada lagi. Buku ini juga menceritakan tentang kejamnya neraka. Namun, Ustadz Yusuf Mansur juga menulis amalan apa untuk membebaskan diri kita dari api neraka.

Akan tiba saatnya satu zaman, di mana kata Rasulullaah ” Kalian akan cinta 5 tetapi lupa yang 5….”( halaman 142-159)

 Urip iki mung mampir ngombe (hidup ini cuma sekadar mampir minum) sudahkah kita punya bekal untuk melanjutkan hidup kekal yang sesungguhnya?

              “Apakan kalian tahu Mix Juice? Iya, minuman pembuka buat ahlunnaar ( penghuni neraka) bila di dunia itu berupa apa?”

              “Masih beranikah meninggalkan salat, ataupun nanti-nanti, korupsi, menipu, mendekati zina, bahkan berzina. Astaghfirullah, apalagi durhaka pada orang tua dan pelit. Jangan bercanda dengan kehidupan ini. Maut mengintai kita, tempat kembali hanya ada dua: SURGA atau NERAKA.”

              Lakukan kerja, sebagai ibadah karena Allah, benerin yang wajib, hidupkan sunnahnya, nabung sedekah sedikit demi sedikit, agar hidup tidak sia-sia, awali semua dengan niat basmallah agar hidup makin berkah ( halaman 160-197

Buku #Doa ini berbeda dengan buku doa karya DRS Abu Hanifah, yang membahas doa dengan penyajian berbahasa arab, latin dan artinya.

             Bagi seluruh kaum muslimin, atau non muslim sekali pun selayaknya mempunyai atau setidaknya membaca buku pedoman hidup ini. Ustadz Yusuf Mansur menyajikan buku ini dengan gaya khas betawi.

           Foto-foto menyempurnakan buku ini. Namun, gambarnya tidak mempunyai warna. Seandainya semua gambar mempunyai warna maka akan menambah kebagusan buku ini.

Demikian resensi buku #Doa

resensi #doa

***

Tertarik untuk membaca buku #Doa setelah membaca “Resensi #Doa” ini? Silakan pesan di sini ya: https://shopee.co.id/Buku-Doa-i.38307556.4241023853

___

Artikel Terkait:

Doa Paling Mustajab

http://yusufmansur.com/doa-paling-mustajab/

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: