Rihlah 200 Santri Gaza ke Dufannya Gaza

 

IMGM5221

 

DAQU Gaza, 30 Mei 15. Yayasan Daarul Qur’an Cabang Gaza Palestina mengadakan rihlah bagi 200 santri. Mayoritas anak-anak Gaza tidak memiliki hiburan seperti tempat bermain khusus untuk mengisi liburan mereka. Penjajahan membuat mereka harus menerima kondisi yang serba sulit.

 

IMGM4940

 

Ada info yang membuat saya penasaran adalah, ada kebun binatang di Gaza?? Setelah kami survei, ternyata hanya namanya saja kebun binatang, tempatnya persis dengan peternakan Ayam dan disana hanya terdapat kurang dari 10 jenis binatang, luas wilayah hanya 5 Hektar saja, semua binatang-binatang tersebut didatangkan ke Gaza melalui terowongan bawah tanah di era presiden Mursi.

Dufan nya Gaza.

 

IMGM4944

 

Yang namanya anak-anak Gaza ya mereka tidak pernah melihat binatang langka dengan mata kepala, begitu masuk ke kebun binatang, masya Allah mereka sangat sangat gembira, satu persatu kandang mereka datangi..

 

IMGM4950

 

Lucunya anak-anak… lucunya seorang anak berusia 10 tahun mengarahkan telunjuk ke arah Penjanga sembari tertawa dengan mengatakan, “Hei teman-teman, lihat itu keledai ada tanduknya, ya Allah saya baru tahu ternyata keledai ada tanduk,” dibantah oleh seorang temannya.. “Hei kamu, itu singa hahahaha,” saya hanya tersenyum mendengar perdebatan mereka.

 

IMGM4952

 

Di Kandang sebelah, terlihat 5 buaya kecil sedang tidur, ada seorang anak lagi mendatanginya dan mengatakan sembari menutup mulutnya pertanda heran dan kaget “Hahhhhhh ya Allah ada cicak sebesar ini.”

 

IMGM4994

 

Dan memang di Kebun Binatang tersebut hanya beberapa jenis hewan saja, saya sangat bahagia bisa berada dan melihat senyum dan tawa mereka.

 

IMGM5172

 

Markaz Tahfiz DAQU Cabang Gaza, sengaja mengadakan Rihlah atau piknik bagi 200 orang santri, pilihan tempat rihlah sangatlah terbatas, bahkan tidak ada tempat yang tepat untuk sasaran rihlah, 1 bulan sebelumnya kami telah berkoordinasi dengan pihak pengelola Kebun.

 

IMGM5096

 

“Selain mengunjungi Kebun Binatang, 200 santri berjelajah di tempat bermain seperti menaiki permainan Poci-poci, Alap-alap, Ontang-anting dan Biang Lala. Semua permainan tersebut menggunakan Jenset berbahan bakar solar,” kata Abdillah Onim yang kini berada di Gaza.

 

CEEWwfGUgAAzpoU.jpg large

 

Setelah mencoba beberapa permainan yang sangat beresiko tersebut, dilanjutkan rihlah ke Pantai Gaza.

 

IMGM4901

 

Ya memang kondisi Gaza hingga kini masih dalam blokade Israel, dengan demikian krisis pun masih menghantui mereka baik itu krisis kesehatan, bahan makanan, bahan bakar minyak dan krisis listik.

 

Daarul Qur'an(1) - Copy

Abdillah Onim
Ketua Koordiantor DAQU Gaza.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 chars

Kode * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

facebook like